15-16 November 2025, BPOM Gelar Gebyar “ABG” Guna Dorong Inovasi Nasional

15-16 November 2025, BPOM Gelar Gebyar “ABG” Guna Dorong Inovasi Nasional

JAKARTA, HARIAN.NEWS – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI siap menggelar kegiatan besar bertajuk “Gebyar ABG (Academia, Business, Government) Collaboration” pada 15–16 November 2025 di Kantor BPOM RI, Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kepala BPOM, Prof. Taruna Ikrar, M.D., Ph.D, ini dirancang untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik, pelaku bisnis, dan pemerintah dalam mendorong inovasi dan riset di sektor kesehatan serta obat dan makanan.

Gebyar ABG akan dibuka Sabtu, 15 November 2025, pukul 10.30 WIB, dengan penandatanganan MoU antara BPOM RI, sejumlah perguruan tinggi, dan pelaku industri.

Acara dilanjutkan dengan pembukaan expo dan pameran produk inovasi yang menampilkan hasil riset kolaboratif dari berbagai universitas dan pelaku usaha.

Siangnya, pukul 14.00–16.00 WIB, akan digelar seminar dan panel diskusi menghadirkan nama-nama besar seperti Prof. Taruna Ikrar, Y.M. Tengku Dato’ Dr. Hishammudin Zaizi Bin Y.A.M. Tengku Bendahara Azman Shah Al-haj (CEO Ikhasas Group Malaysia), serta perwakilan rektor dari UGM, UNAIR, dan Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.

Sesi berikutnya, pukul 17.00 WIB, mempertemukan industri dan peneliti dalam forum diskusi peluang lisensi riset dan kerja sama riset lanjutan yang akan dimoderatori oleh Dr. Wachyudi Muchsin, pakar humas dan hukum.

Memasuki hari kedua, 16 November 2025, kegiatan dilanjutkan dengan business matching dan networking. Agenda ini akan diikuti oleh 10 booth peserta dari Korea, Malaysia, India, Singapura, dan Indonesia, serta 20 perguruan tinggi nasional.

Sejumlah tokoh pendidikan juga dijadwalkan memberi sambutan, antara lain Prof. Dr. Arie Fachryal Syam, Ph.D (Dekan Fakultas Kedokteran UI) dan Prof. Harun Joko Prayitno (Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Kepala BPOM, Prof. Taruna Ikrar, akan membuka secara resmi Gebyar ABG dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat daya saing bangsa.

Sementara itu, Kepala Biro (Karo) SDM BPOM, DR. Irwansyah, S.IP, M.SI, menyebut kegiatan ini sebagai wujud keterbukaan lembaga terhadap publik dan dunia akademik.

“Kami ingin membumikan BPOM agar lebih dekat dengan masyarakat, pelaku usaha, dan perguruan tinggi. Melalui ABG Collaboration ini, BPOM membuka ruang kolaborasi untuk melahirkan inovasi yang nyata,” ujar Irwansyah, disela-sela rapat panitia Gebyar ABG, di ruang staf khusus BPOM, Selasa (21/10/2025) pagi.

Gebyar ABG diharapkan menjadi momentum baru untuk mempertemukan ide, riset, dan peluang bisnis yang dapat mendorong kemandirian inovasi nasional.

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News