43 SMA-SMK di Makassar Pilketos Serentak Dipantau Langsung KPU Makassar

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Sebanyak 43 SMA dan SMK di Kota Makassar melaksanakan Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) Serentak Tahun 2026, pada Kamis (1/10/2026).
KPU Kota Makassar, pada hari pelaksanaan Pilketos serentak ini, memantau secara khusus proses pelaksanaannya di 5 (lima) sekolah, yakni SMA Negeri 21 Makassar, SMA Negeri 5 Makassar, SMA Negeri 12 Makassar, SMA Negeri 9 Makassar, dan SMA Negeri 10 Makassar.
Di SMA Negeri 21 Makassar, yang memiliki 1.280 siswa, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Iqbal Nadjamuddin, yang juga ikut memantau bersama KPU Provinsi Sulawesi Selatan, menilai pelaksanaan Pilketos memberikan pengalaman demokrasi yang menyenangkan bagi para siswa.
“Pilketos ini memberikan pengalaman demokrasi yang menyenangkan bagi siswa. Mereka belajar memilih dan menentukan pemimpinnya melalui proses yang demokratis”, ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Hasbullah, juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi KPU. “Kami menjadikan Pilketos ini sebagai laboratorium untuk melihat, bagaimana partisipasi siswa dan bagaimana mereka menyampaikan gagasan secara riang gembira”, katanya.
Sementara itu, di SMA Negeri 5 Makassar, dengan jumlah 1.297 siswa, pemantauan yang dipimpin oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Makassar, Hambaliie, disambut baik Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Makassar, Dr. Sudirman Kadir, dan Wakasek Dra. Rodiyah.
Sudirman berharap Pilketos menjadi awal bagi siswa untuk memahami nilai-nilai demokrasi. “Ini menjadi tonggak awal bagi siswa untuk mengenal netralitas, kejujuran, dan tanggung jawab dalam berdemokrasi,” ungkapnya.
Hambaliie juga mengapresiasi pelaksanaan di sekolah tersebut. “Yang kami apresiasi adalah alur dan jadwal pemilih sudah tertata dengan baik, sehingga proses pemungutan suara tetap berjalan terstruktur sampai penetapan pemenang,” terang alumni SMA Negeri 5 Makassar ini.
Di tempat terpisah, tepatnya di SMA Negeri 12 Makassar, yang memiliki 1.130 siswa, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Makassar, Muh. Abdi Goncing, yang memimpin pemantauan secara langsung, menilai Pilketos Serentak sebagai bagian penting dari pendidikan demokrasi. “Pilketos ini merupakan miniatur pemilu, yang memberikan pembelajaran langsung kepada siswa tentang demokrasi elektoral. Harapannya, pendidikan seperti ini terus berlanjut dari satu generasi ke generasi berikutnya. Sebab, adik-adik siswa ini adalah para harapan bangsa di masa depan”, tuturnya.
Pemantauan yang sama juga berlangsung di SMA Negeri 9 Makassar, dengan jumlah 1.200 siswa. Ketua KPU Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir Arafat, yang memimpin pemantauan langsung di tempat ini, melihat antusiasme siswa sebagai bagian dari proses pembentukan budaya demokrasi sejak dini. “Euforia siswa di bilik suara, menunjukkan bahwa mereka menikmati proses demokrasi. Ini menjadi pembelajaran penting, untuk menumbuhkan sikap demokratis sebagai cermin demokrasi bangsa,” ujarnya.
Rangkaian pemantauan Pilketos, yang juga berlangsung di SMA Negeri 10 Makassar, diikuti oleh 1.280 siswa. Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Makassar, Sapri, yang memantau langsung proses Pilketos di sekolah ini bersama Sekretaris KPU Kota Makassar, Muh. Saleh Thahir, menekankan pentingnya melahirkan pemimpin yang berintegritas dalam proses pemilihan pemimpin OSIS. “Pilketos merupakan momentum penting bagi sekolah, untuk melahirkan pemimpin OSIS yang berintegritas, yang dipilih berdasarkan kepercayaan warga sekolah, bukan semata-mata karena popularitas,”tegasnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Pilketos Serentak Tahun 2026 di 43 SMA dan SMK se-Kota Makassar, berlangsung kondusif dengan pendampingan KPU Kota Makassar, Bawaslu, dan pihak sekolah. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran demokrasi bagi siswa, sekaligus menanamkan nilai partisipasi, kejujuran, tanggung jawab, dan kepemimpinan sejak dini. Siswa hari ini adalah harapan bangsa dan negara di masa depan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News