9 Dosen UMI Kantongi Pendanaan Penelitian Multitahun 2026 dari LLDIKTI Wilayah IX

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Sembilan dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) berhasil meraih pendanaan Program Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026 dari LLDIKTI Wilayah IX.
Capaian ini menegaskan kontribusi para peneliti UMI dalam menghadirkan inovasi riset di berbagai bidang, mulai dari ketahanan pangan, kesehatan, hingga pengembangan teknologi dan pembelajaran berbasis digital.
Pendanaan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan budaya riset di lingkungan kampus serta mendorong lahirnya penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan.
Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang berhasil memperoleh hibah penelitian tersebut.
Ia menilai keberhasilan ini menunjukkan konsistensi para akademisi UMI dalam mengembangkan riset yang berkualitas dan berdampak.
“Ini merupakan bukti bahwa dosen-dosen UMI terus aktif berkontribusi melalui riset yang tidak hanya memperkaya khazanah akademik, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, capaian ini sejalan dengan komitmen UMI dalam memperkuat implementasi Catur Dharma UMI, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta komitmen ke-UMI-an dan pendidikan karakter.
Sementara itu, Ketua LP2S UMI, Prof. Dr. H. Baharuddin Semmaila, menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari upaya penguatan ekosistem riset yang terus dikembangkan di kampus.
Berbagai program pendampingan dilakukan, mulai dari klinik proposal, review internal, hingga fasilitasi kolaborasi lintas disiplin.
Selain itu, LP2S juga mendorong peningkatan kualitas luaran penelitian seperti publikasi ilmiah bereputasi, hak kekayaan intelektual (HKI), prototipe, serta produk inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
“LP2S akan terus mengawal pelaksanaan penelitian agar berjalan tepat sasaran, akuntabel, dan menghasilkan luaran yang terukur,” katanya.
Adapun 9 judul penelitian UMI penerima pendanaan Multitahun Lanjutan TA 2026 adalah sebagai berikut:
1. Aminah – Mekanisme Adaptasi Kedelai terhadap Kekeringan melalui Regulasi Stomata, Asimilasi Karbon dan Efisiensi Penggunaan Air dalam Sistem Pertanian Berkelanjutan (PFR)
2. Andi Hudriati – Pengembangan Model Pembelajaran Academic Writing berbasis Literasi Digital di Universitas Muslim Indonesia (PFR)
3. Andi Maulana K. Petta Lolo – Optimalisasi Ekstrak Herba Krokot Berbasis Green Solvent serta Mekanisme Molekuler dan Seluler sebagai Kandidat Obat Herbal Terstandar Antirheumatoid-Artritis (PFR)
4. Ansarullah – Riset Terapan Prototype Panel Bulu Ayam sebagai Material Ramah Lingkungan untuk Interior Berkelanjutan: Optimalisasi Formulasi dan Proses Manufaktur (PT-LP)
5. Edy – Perbaikan Populasi untuk Pembentukan Varietas Jagung Pulut Unggul dalam Mendukung Kemandirian Pangan (PT-LP)
6. Fairus Prihatin Idris – Revolutionizing Pendampingan Air Susu Ibu Eksklusif melalui Implementasi Sistem Digitalisasi Berbasis Kearifan Lokal berdasarkan Theory of Planned Behavior (PFR)
7. Muammar Fawwaz – Molecular Diagnostic Kanker Paru Menggunakan Double Radiotracer yang Menargetkan Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR) (PFR)
8.Nurmaya Effendi – Pengembangan Novel Probes Berbasis Peptida sebagai Agen Teranostik Kanker Payudara Subtipe TNBC dengan Overekspresi (PFR)
9. Sitti Fatimah – Pendekatan Intervensi Holistik-Integratif Berbasis Kearifan Lokal dalam Pengendalian Dual-Triple Burden Malnutrisi pada Remaja Putri melalui Platform Sekolah (PFR)
UMI memandang pendanaan ini bukan sekadar capaian administratif, tetapi juga peluang untuk mempercepat riset lintas disiplin yang berdampak luas. Kampus juga berkomitmen mendorong hilirisasi hasil penelitian melalui diseminasi, penguatan jejaring kolaborasi, serta pengembangan luaran turunan seperti HKI, prototipe, dan model intervensi yang siap diadopsi masyarakat.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News