Aksi ODGJ Ganggu Khusu’ Jamaah Salat Jumat di Masjid Agung Gowa

Aksi ODGJ Ganggu Khusu’ Jamaah Salat Jumat di Masjid Agung Gowa

HARIAN.NEWS, GOWA – Insiden mengejutkan terjadi di Masjid Agung Syech Yusuf Gowa, pada Jumat (27/8/26) saat ribuan jamaah tengah khusyuk mengikuti ceramah salat Jumat.

Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa, tiba-tiba masuk ke dalam masjid dan berjalan melintasi jamaah yang sedang beribadah.

Aksi yang tak terduga ini menyebabkan kekhususan Salat Jumat terganggu, bahkan mengundang sorotan tajam dari masyarakat.

Pada saat KH. Abu Bakar Paka, Ketua MUI Kabupaten Gowa, tengah memberikan ceramah kepada jamaah, suasana yang tadinya tenang seketika berubah.

Warga yang tidak waras tersebut, dengan bebas melangkah masuk tanpa ada penghalang berarti.

Aksi pria tersebut tidak hanya mengganggu konsentrasi jamaah, tetapi juga memicu pertanyaan serius tentang pengamanan di lingkungan Masjid Agung.

“Ini pertama kalinya dalam 25 tahun Masjid Agung berdiri ada orang gila yang bisa lolos masuk ke dalam masjid, apalagi saat Salat Jumat,” ujar Hasanuddin, seorang jamaah yang turut menyaksikan kejadian tersebut. “Keamanan di masjid harus lebih diperketat, ini sangat memalukan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Muhammad Ridwan, warga lainnya, juga merasa kecewa dengan pengelolaan keamanan di masjid. “Masjid Agung memiliki pengamanan, tetapi bagaimana bisa orang gila dengan mudah masuk ke dalam area masjid?” ujarnya.

Ridwan juga menegaskan bahwa pihak pengurus masjid harus bertanggung jawab dan memberikan penjelasan kepada jamaah atas insiden yang memalukan ini.

Keamanan di masjid, terutama saat pelaksanaan sholat Jumat, memang menjadi perhatian banyak pihak. Peristiwa seperti ini menunjukkan adanya celah yang perlu segera diperbaiki untuk menjaga kenyamanan dan keamanan jamaah yang sedang beribadah.

Warga setempat berharap, pihak pengurus Masjid Agung Syech Yusuf dapat memberikan klarifikasi serta memperbaiki sistem pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi pengelola tempat ibadah, khususnya masjid yang sering menjadi pusat kegiatan umat. Keamanan dan kenyamanan jamaah harus menjadi prioritas utama agar suasana ibadah tetap khusyuk dan terlindungi dari segala gangguan. ***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Halaman

Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN