Aktivis dan Akademisi Kompak Dorong Solusi Sampah Terpadu di Gowa

HARIAN.NEWS,GOWA – Persoalan sampah adalah persoalan kita bersama, sampah dibiarkan menumpuk dipastikan akan membawa dampak bagi semua.
Demikian ungkapan awal Syawaluddin Rala, aktivis Senior Kabupaten Gowa.
” Soal teknis akan pengelolaan sampah ada di Dinas Lingkungan Hidup, ada gaji, tunjangan dan fasilitas lainnya diberikan negara, kita yakin semua personil di Dinas DLH adalah orang baik dan bertanggung jawab” tegas Syawaluddin Rala siang tadi, Rabu (23/9/2026)
Dirinya mengajak semua pihak untuk bersatu menangani persoalan sampah.
” Ayo Ibu Bupati, Pak Wabup, Pak Ketua DPRD dan Wakilnya, semua anggota parlemen, pemuka agama, tokoh adat, tokoh Pemuda, saatnya bersatu Bos tangani soal sampah,” tegas Dg Rala sapaannya.
Dirinya secara khusus mendukung pernyataan Haji Kadir Nyampa.
” Pernyataan Haji Nyampa perlu disikapi, kita tahu sosok Beliau yang punya kepedulian terhadap persoalan sosial, malah saya mengajak semua pihak untuk tetap melibatkan Haji Kadir Nyampa bersama menanganis persoalan sampah, negosiasikan bersama soal lahan, dengan musyawarah dengan hati jernih dan kepala dingin pasti ada solusinya,” tambahnya.
Langkah Hajja Ria Effendy perlu diapresiasi semua pihak,” ayo mi bersama membangun Gowa, langkah Hajja Ria patut diapresiasi bersama,” kunci Syawaluddin Rala.
Hal senada diungkapkan akademisi Syamsu Salewangang, ST. M. Si, lewat ponselnya siang tadi.
” Sampah adalah masalah bagi kita semua, harus saling mendukung dan menguatkan mulai dari Bupati, Wakil Bupati dan Pimpinan DPRD,” urainya.
Ditambahkan, setelah respon yang bersifat darurat yang luar biasa ini usai, maka ke depan sebaiknya Pemerintah Kabupaten Gowa dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa memiliki strategi pengelolaan sampah terpadu dari tingkat rumah tangga hingga TPA dengan melibatkan semua pihak.
” Mulai dari masyarakat, pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa, LSM, pihak swasta, media dan perguruan tinggi, sebab bagaimanapun permasalahan sampah adalah tanggung jawab kita bersama,” kunci Karaeng Gajang yang merupakan dosen Teknik Lingkungan pada Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN