Anggota DPRD Jember Bermain Game dan Merokok saat RDP

HARIAN.NEWS,JEMBER – Sebuah momen memalukan terekam kamera. Seorang anggota DPRD Jember kedapatan asyik bermain game dan merokok di tengah Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi D, pada Senin (11/5/2026). Padahal, forum itu resmi dan semestinya membahas aspirasi masyarakat.
Legislator tersebut adalah Achmad Syahri As Siddiqi S.E., atau yang akrab disapa Lora Syahri. Ia mewakili Fraksi Gerindra dan kini menjadi buah bibir di jagat maya.
Aksi tak terpuji ini memicu gelombang kritik. Publik mempertanyakan integritas dan profesionalisme wakil rakyat, apalagi yang masih terbilang muda.
Siapa Itu Achmad Syahri?
Meski kontroversi mencuat, penting untuk mengetahui siapa sebenarnya sosok di balik kursi dewan tersebut. Nama belakangnya yang familiar di Jember, “As Siddiqi,” merujuk pada keluarga besar yang dikenal sebagai pengasuh pesantren.
Ia terpilih sebagai anggota DPRD Jember termuda periode 2024–2029. Usianya baru 25 tahun ketika dilantik.
– Nama Lengkap: Achmad Syahri As Siddiqi, S.E.
– Lahir: Jember, 21 Juni 1999 (26 tahun per 2026)
– Partai: Gerindra
– Komisi: D (bidang kesejahteraan rakyat)
– Daerah Pemilihan (Dapil): Jember VI (Kencong, Puger, Gumukmas, Jombang)
– Perolehan Suara: 12.102 suara
Latar Belakang Pendidikan
Gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) di belakang namanya menunjukkan ia tamatan perguruan tinggi, meski publik belum mengetahui secara persis universitasnya. Yang lebih menyita perhatian adalah panggilan “Lora” di depannya. Dalam tradisi pesantren Jawa Timur, “Lora” berarti keturunan kiai atau anak pengasuh pondok.
Dengan status anak kiai, publik justru makin kecewa. Sosok yang seharusnya memberi teladan profesionalisme justru bermain gawai dan merokok di forum resmi.
Karier Politik: Warisan atau Prestasi?
Achmad Syahri bukanlah wajah baru di panggung politik Jember. Ia adalah putra dari Achmad Fadil Muzakki Syah (Ra Fadil), mantan anggota DPR RI dari partai yang sama.
Banyak pihak menilai keterpilihannya tidak lepas dari faktor nama besar keluarga. Namun secara kuantitatif, ia berhasil meraih 12.102 suara di dapilnya, cukup untuk mengantarkannya ke kursi dewan.
Kronologi Aksi Viral
Aksi Syahri bermain gim saat rapat terekam kamera peserta sidang lainnya, lalu tersebar luas di media sosial. Dalam video berdurasi pendek itu, tampak Syahri duduk di kursi komisi, memegang ponsel dengan posisi landscape—khas bermain game—sambil sesekali mengisap rokok.
Forum RDP seharusnya menjadi ruang serap aspirasi. Namun, momen itu justru dinodai oleh perilaku anggota dewan yang tidak menghormati waktu, tempat, dan masyarakat yang diwakilinya.
Kerja main main, gaji betulan dan fantastis.
Kaya gini kualitas pejabat indonesia, video yg memperlihatkan seorang anggota DPRD diduga bermain game saat rapat resmi berlangsung. Trus kelian terima gitu aja uang pajak kelian buat gaji mrk.? pic.twitter.com/tY4hJcRFag— Solekhan (@__PASMANTAP) May 12, 2026
Warganet ramai-ramai menyoroti dualisme perilaku ini. Banyak yang membandingkan panggilan “Lora” dengan aksi “anak dewan” yang dianggap tidak pantas.
“Lora itu panutan. Kok main game pas rapat? Mending mundur saja, daripada malu-maluin,” tulis salah satu warganet di kolom komentar.
“Wajar jika jadi buah bibir, karena DPRD kita diwakili orang yang seperti ini,”* komentar lainnya. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG