Angka Stunting Makassar Sentuh 25 Persen

Angka Stunting Makassar Sentuh 25 Persen

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Angka prevalensi stunting di Kota Makassar naik menjadi 25 persen, tahun sebelumnya hanya 18 persen.

Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Makassar untuk berkolaborasi untuk menangani penurunan stunting di Makassar.

“Kita mau angka stunting dapat menurun di Kota Makassar sesuai target penurunan angka stunting sebesar 14 persen,” ujar Andi Arwin, Selasa (15/10/2024).

Kata Arwin, Pemkot Makassar telah melakukan rapat koordinasi dengan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) guna memonitoring dan evaluasi untuk menguatkan kolaborasi intervensi stunting.

“Rakor ini tujuannya untuk membangun kolaborasi dengan semua pihak agar bisa menyikapi naiknya angka stunting untuk bisa diturunkan,” terangnya.

Intervensi ini membahas apa saja yang akan dilakukan oleh perangkat daerah terkait.

Kolaborasi lintas sektor, mulai dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB), Dinas Kesehatan, hingga Dinas Sosial dengan target angka stunting turun diangka 14 persen, hal ini tentu diharapkan bisa terkejar.

“Mungkin intervensi kita dengan kegiatan-kegiatan yang ada di masing-masing perangkat daerah terkait, mungkin ada di Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, kemudian di dinas lainnya atau lembaga lainnya untuk kita sinkronkan semua, karena untuk menangani stunting ini harus ditangani bersama, bukan hanya pemerintah saja,” pungkasnya.

Penulis: Nursinta

Baca berita lainnya Harian.news di Google News