Antisipasi Kebakaran Hutan, Polresta Magelang Inisiasi Apel Gelar Pasukan

Antisipasi Kebakaran Hutan, Polresta Magelang Inisiasi Apel Gelar Pasukan

MAGELANG, HARIAN.NEWS – Polresta Magelang, Polda Jawa Tengah melaksanakan apel gelar pasukan satuan tugas (Satgas) penanganan kebakaran hutan dan lahan wilayah Kabupaten Magelang. 

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan di Lapangan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Jurang Jero, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 24 Agustus 2023.

Peserta apel tersebut melibatkan personel TNI AD dari Kodim 0705/Magelang, BPBD, Satpol PP Pemkab Magelang, Polhut, relawan penanggulangan bencana dan instansi terkait lainnya. 

Kapolresta Magelang, Kombes Pol Ruruh Wicaksono mengatakan, apel ini salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi antar instansi dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. 

“Apel gelar pasukan Satgas kali ini untuk menyatukan persepsi lintas instansi. Sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi ancaman kebakaran jika sewaktu-waktu terjadi,” kata Kombes Pol Turun Wicaksono. 

Ia menambahkan, jika ada diantara dengan sengaja melakukan pembakaran lahan atau hutan, pihaknya juga akan menurunkan tim penyidik. Karena, membakar hutan dan lahan tersebut kata Kombes Pol Turun ada ancaman pidananya. 

Sementara itu, Komandan Kodim 0705/Magelang, Letkol Inf Jarot Susanto mengatakan, terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan dibutuhkan sinergitas semua pihak. Pasalnya, persoalan kebakaran hutan dan lahan dapat diatasi dan dicegah jika dilakukan bersama-sama. 

“Apel gelar pasukan hari ini, awal sinergi kita dalam menangani kebakaran hutan dan lahan. Karena ini kita sepakat sinergi, maka ayo kita sinergi dengan jargon kita ” Cepat, Tepat dan Tuntas”. Jadi kita tangani persoalan ini dengan cepat, tepat sampai selesai,” kata Dandim Magelang di lokasi apel gelar pasukan Satgas penanganan kebakaran hutan dan lahan ini. 

Untuk diketahui kata Letkol Inf Jarot Susanto, penanganan kebakaran adalah kegiatan sosial karena itu baik TNI, Polri dan semua stakeholder harus bersama-sama ikut menangani persoalan seperti ini.

Lain lagi dengan Asisten I Setda Kabupaten Magelang, Bambang Hermanto. Ia mengemukakan bahwa ancaman bahaya kebakaran saat ini sudah ada di depan mata. Hal ini terjadi, akibat kemarau panjang. 

“Kami mengapresiasi kegiatan yang di inisiasi oleh Kapolresta Magelang dan Muspida. Kebakaran hutan merupakan tanggung jawab kita bersama bukan hanya pemerintah,” katanya. 

Masih kata Bambang Hermanto, saat ini sedang ada anomali positif, dan akan berdampak kekeringan, termasuk kebakaran hutan dan lahan. Karenanya, Pemkab Magelang berharap seluruh elemen untuk melakukan kerjasama dan bisa bekerja dengan lebih optimal, serta untuk para personil dan alat bisa disiapkan jika ada potensi bencana. (Red) 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News