Aset Investasi dan Reksa Dana Tumbuh, Penghimpunan Dana di Pasar Modal Terus Meningkat

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kepala OJK Mahendra Siregar menyampaikan bahwa industri pengelolaan investasi menunjukkan performa positif.
Hingga akhir Juli 2025, nilai Asset Under Management (AUM) mencapai Rp856,62 triliun, naik 1,95 persen secara bulanan, sedangkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana meningkat 3,21 persen menjadi Rp526,53 triliun.
OJK juga mencatat net subscription sebesar Rp14,43 triliun sepanjang Juli, menandakan peningkatan minat investor terhadap produk investasi domestik.
Penghimpunan dana di pasar modal tetap dalam tren positif dengan total penawaran umum mencapai Rp144,78 triliun, termasuk Rp8,49 triliun dari 16 emiten baru.
Selain itu, OJK mencatat perkembangan pesat pada Securities Crowdfunding (SCF), dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp1,64 triliun dari 534 penerbit dan lebih dari 184 ribu pemodal aktif.
“Perkembangan SCF membuktikan semangat inklusi keuangan di kalangan pelaku usaha kecil dan menengah,” tutur Mahendra.
OJK juga mencatat kemajuan signifikan dalam tata kelola perusahaan di tingkat regional. Dalam ASEAN Corporate Governance Conference & Awards 2025, skor rata-rata nasional Indonesia naik 9 persen tertinggi di kawasan dan empat emiten nasional masuk daftar 50 besar ASEAN.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News