HARIAN.NEWS,ENREKANG – Ketika sebagian orang memandang prajurit TNI hanya berjibaku di medan latihan dan pertahanan, satu sosok Babinsa di Enrekang menunjukkan dedikasi berbeda.
Adalah Serka Nasrul, Babinsa Koramil 1419-03/Baraka, yang viral di kalangan warga karena ketulusannya membantu petani menanam padi langsung di tengah sawah berlumpur.
Aksi nyata ini terjadi di Dusun Peawan, Desa Salukanan, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, pada Selasa (10/06/2025). Bukan sekadar memantau atau berdiri di pinggir sawah, Serka Nasrul benar-benar ikut turun ke lumpur, menanam padi bersama para petani binaannya.
Baca Juga : Hilirisasi Pertanian, Jalan Sunyi Menuju Kedaulatan Pangan di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global
“Pendampingan kepada petani adalah tanggung jawab kami. Bahkan kami juga ikut berbagi ilmu soal teknik tanam yang tepat agar hasil panen lebih maksimal,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Langkah ini menjadi bagian dari misi besar TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, yang saat ini kembali digaungkan pemerintah sebagai prioritas utama di tengah gejolak cuaca ekstrem dan fluktuasi harga kebutuhan pokok.
TNI dan Petani Bersatu: Dari Jagung hingga Padi Demi Ketahanan Pangan Desa
Baca Juga : Ditakuti Mafia Pangan, Mentan Amran bak ‘Jenderal Perang’ di Kabinet Merah Putih
Menurut Serka Nasrul, selama ini banyak masyarakat mengira program ketahanan pangan hanya fokus pada jagung. Padahal, padi sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia justru menjadi ujung tombak dari kedaulatan pangan nasional.
“Jagung dan padi adalah dua sumber pangan utama. Maka dari itu, kami Babinsa bersama PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) aktif turun ke desa untuk mendampingi para petani,” tambahnya.
Kehadiran Babinsa di sawah bukan hanya membantu secara fisik, tapi juga memberi semangat dan motivasi kepada petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan di daerah.
Baca Juga : Jaga Produksi Nasional, Mentan Amran Perjuangkan Sawah dan Petani Desa Hutan
Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa sinergi antara TNI dan petani bukan sekadar jargon, tetapi aksi nyata yang bisa dilihat langsung di lapangan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
