Bahas Pentingnya Motivasi Kerja, Aipda Syahiruddin Raih Magister di Tengah Tugas Polri

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pengabdiannya sebagai anggota Polri tak menyurutkan semangat Aipda Syahiruddin untuk terus menempuh pendidikan yang lebih tinggi.
Mengawali kariernya dari pangkat Bharada di Korps Bhayangkara Resimen lll Pelopor Brimob Kelapa Dua Jakarta, kemudian mutasi ke Brimob Polda Sulsel, Subdit Kamsus Ditintelkam Polda Sulsel, dan terakhir di Yanma Polda Sulsel.
Selama berkarier di Brimob, Syahiruddin pernah mendapatkan tugas operasi di Aceh sebanyak tiga kali, Poso Sulteng sebanyak empat kali, Ambon dua kali, serta di Papua sebanyak dua kali.
Syahiruddin menunjukkan bahwa semangat belajar tidak mengenal batas waktu dan usia.
Di tengah kesibukannya sebagai aparatur negara, Syahiruddin berhasil meraih gelar magister.
Pria asal Kabupaten Bulukumba yang karib disapa Etta Kajang ini berhasil mempertahankan tesisnya yang berjudul “Analisis Lingkungan Kerja dan Kompensasi Melalui Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan” di hadapan penguji dalam ujian akhir program magister Program Pasca Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMKOP Makassar, Rabu, (29/Mei/2024).
Di hadapan penguji yang diketuai Dr Jamaluddin B Ilyas, MSI, Syahiruddin mengungkapkan, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja Personel Polda Sulsel.
“Tidak dapat dipungkiri, lingkungan kerja berpengaruh terhadap motivasi kerja personel Polda Sulsel. Kondisi Kantor misalnya, perlu menjadi perhatian juga,” bebernya.
“Contoh kecilnya, perlu menambah penerangan lampu’ pendingin ruangan/ac di setiap ruangan kerja sehingga hal ini dapat memberikan kenyamanan bagi anggota kepolisian dalam menjalankan aktivitas kerja sehari-hari,” tambahnya.
Lebih jauh, Syahiruddin menekankan bahwa apresiasi dari pimpinan sangat berpengaruh dalam memotivasi personel.
Ia mengusulkan bahwa penghargaan, meskipun tidak dalam bentuk materi, dapat menjadi sumber motivasi yang kuat.
“Reward atau penghargaan bukan saja dalam bentuk materi. Pemberian piagam oleh pimpinan kepada anggotanya yang berprestasi sebagai bentuk reward. Itu saja sudah membanggakan bagi personel yang berprestasi,” jelasnya.
Salah seorang penguji, Dr. Piter Tiong, SE, MBA., MM, berharap pencapaian Syahiruddin diharapkan dapat mendorong personel kepolisian lainnya untuk terus belajar serta mengembangkan dirinya dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas kerja di lingkungan Polri.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News