Bajaj Maxride Kembangkan Layanan Transportasi dan Pariwisata di Kabupaten Gowa

Bajaj Maxride Kembangkan Layanan Transportasi dan Pariwisata di Kabupaten Gowa

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Setelah mencatatkan berbagai dampak sosial positif selama beroperasi di Kota Makassar, Bajaj Maxride mengumumkan rencana ekspansi bisnis ke wilayah penyangga Sulawesi Selatan.

Ekspansi ini ditandai dengan pembukaan layanan sekaligus dealer Bajaj RE di Kota Gowa, serta perluasan jangkauan operasional ke Maros, Takalar, dan kawasan wisata Malino.

Pemilik Dealer Bajaj RE Palangga, Gowa, Muhammad Fahrung, mengatakan langkah tersebut diambil untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan moda transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah penyangga Makassar.

“Melalui kehadiran dealer Bajaj RE di Gowa, Bajaj Maxride tidak hanya membuka akses kepemilikan kendaraan roda tiga modern, tetapi juga memperkuat kolaborasi dengan aplikasi transportasi online Maxride,” ucapnya, Selasa (16/12/2025).

Selanjutnya, ia menyampaikan bahwa kerja sama ini memungkinkan perluasan layanan pemesanan berbasis aplikasi di Gowa, Takalar, hingga Malino, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan mobilitas yang lebih luas dan terintegrasi.

“Ekspansi ini turut membuka peluang investasi bagi masyarakat Gowa dan sekitarnya yang ingin menjadi pemilik Bajaj RE, kendaraan multifungsi yang dinilai memiliki nilai ekonomi berkelanjutan,” bebernya.

Dengan desain yang adaptif terhadap berbagai kontur wilayah, Bajaj RE diposisikan sebagai moda transportasi alternatif yang relevan untuk kawasan perkotaan, perdesaan, hingga daerah dataran tinggi seperti Malino.

Sebagai solusi mobilitas modern, Bajaj RE dirancang untuk memberikan kenyamanan dan keamanan berkendara di berbagai kondisi cuaca.

Kendaraan ini telah memenuhi standar uji emisi Euro 4, sehingga lebih ramah lingkungan, serta dilengkapi kabin penumpang dan ruang penyimpanan barang yang luas untuk menunjang beragam kebutuhan perjalanan.

Dari sisi sosial, kehadiran Bajaj Maxride di Gowa, Takalar, dan Malino diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru melalui skema kemitraan pengemudi.

Para mitra pengemudi berpeluang memperoleh penghasilan harian hingga ratusan ribu rupiah, seiring meningkatnya permintaan layanan transportasi berbasis aplikasi di wilayah tersebut.

Selain layanan transportasi harian, Bajaj RE juga diperkenalkan sebagai solusi mobilitas sektor pariwisata, khususnya sebagai shuttle hotel dan resort di kawasan Malino. Model pemanfaatan ini sebelumnya telah diterapkan di sejumlah destinasi wisata nasional seperti Yogyakarta, Bali, dan Lombok.

Di sektor ekonomi produktif, Bajaj RE dinilai efektif mendukung aktivitas UMKM, dengan kapasitas angkut mencapai 300 kilogram dalam sekali pengiriman, sehingga membantu efisiensi distribusi barang dan peningkatan produktivitas usaha.

Muhammad Fahrung, menyatakan keyakinannya bahwa Bajaj RE akan mendapat sambutan positif dari masyarakat Gowa.

“Saya sangat yakin Bajaj RE akan menjadi primadona baru bagi masyarakat Gowa. Kendaraan ini menawarkan fungsi yang sangat beragam, mulai dari kebutuhan pribadi hingga kebutuhan bisnis,” pungkasnya.

Melalui ekspansi ini, Bajaj Maxride menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat di setiap wilayah operasionalnya.

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News