Bappeda Anggarkan Rp90 miliar untuk MGC Makassar Tahap II

Bappeda Anggarkan Rp90 miliar untuk MGC Makassar Tahap II

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Andi Zulkifli Nanda, menjelaskan bahwa proyek Government Center (MGC) menjadi salah satu prioritas yang telah dianggarkan dalam APBD 2024, mulai tender manajemen konstruksi untuk tahap kedua.

“Salah satu proyek utama tahun ini adalah MGC tahap kedua, yang anggarannya sudah kami siapkan sekitar Rp90 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk menyelesaikan pembangunan yang sempat tertunda,” ujar Zulkifli.

Saat ini, proses evaluasi dokumen kualifikasi telah dimulai sejak 10 Januari dan akan berakhir pada 23 Januari 2025 mendatang.

“Pengumuman pemenang tender direncanakan berlangsung pada 25 Februari, sementara penandatanganan kontrak akan dilakukan pada 5 hingga 7 Maret 2025,”

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, memastikan bahwa pembangunan MGC berjalan sesuai jadwal.

“Progres tahap pertama sudah selesai, sekarang sudah masuk tahap dua. Proses lelang tendernya sedang berjalan,” katanya

“Insyaallah, kita pastikan semua berjalan sesuai rencana,” tambahnya.

Sedangkan, Kepala Bidang Prasarana dan Bangunan Pemerintahan Dinas PU Makassar, Hajar Aswad mengungkapkan, fokus pengerjaan pada tahap kedua ini meliputi instalasi mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (MEP).

Beberapa komponen utama yang akan dikerjakan mencakup instalasi kelistrikan, jaringan perpipaan, sistem ventilasi dan pendingin udara (HVAC), serta sistem pencegahan kebakaran.

“Selain itu, interior bangunan, terutama lantai 3, 4, 5, 6, dan 8, akan menjadi prioritas. Bagian rooftop juga dirancang dengan konsep green building, lengkap dengan taman hijau sebagai ruang terbuka publik yang estetis dan ramah lingkungan,” ujar Hajar.

Ia menambahkan bahwa rooftop akan terbuka untuk umum dan dilengkapi dengan taman serta area pertunjukan. Sementara itu, fasilitas yang telah selesai dibangun pada tahap pertama kini sudah difungsikan.

“Lantai 2 telah digunakan sebagai Mal Pelayanan Publik (MPP), sedangkan lantai 7 dimanfaatkan untuk Makassar Virtual Economy Centre (Marvec), Command Center, dan kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar,” jelasnya.

“Tahap pertama alhamdulillah sudah rampung 100 persen. Sekarang masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan, yang menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana,” terang Hajar.

Proyek ini katanya, diharapkan dapat menjadi pusat layanan publik modern yang mendukung berbagai kebutuhan masyarakat dan pemerintahan di Kota Makassar.

Penulis: Nursinta 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News