Berbekal Pengalaman, Kalvin Mahasiswa Kedokteran Unhas Siap Maju Kandidat Ketua BEM

Berbekal Pengalaman, Kalvin Mahasiswa Kedokteran Unhas Siap Maju Kandidat Ketua BEM

*Tak Ingin Ketinggalan, Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unhas Siap Untuk Kembali Maju Sebagai Calon Kandidat Presiden BEM Unhas*

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pemilihan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unhas yang akan digelar dalam waktu dekat ini, menjadi momentum untuk mahasiswa-mahasiswa maju unjuk gigi dalam badan organisasi kemahasiswaan tertinggi tersebut.

Termasuk Mahasiswa Fakultas kedokteran unhas angkatan 2021 bernama Kalvin N. Pongkapadang. Mahasiswa Program studi kedokteran hewan ini menyatakan sikap untuk siap maju menjadi calon kandidat presiden BEM Unhas.

“Diinisiasi dan didukung oleh beberapa UKM dan organisasi keagamaan internal Universitas Hasanuddin dan juga melanjutkan perjuangan kakanda saya dr. Imam Mobilingo pada periode sebelumnya membuat saya berpikir untuk maju dan ikut serta dalam pemilihan presiden BEM Unhas,” ujar Kalvin, Selasa (2/1/2024).

Ia menjelaskan, sebelumnya Ia pernah tergabung dalam beberapa organisasi, termasuk BEM UNHAS sendiri, sehingga membuatbya dapat mengetahui kondisi BEM UNHAS saat ini.

“Saya juga pernah memperjuangkan agar lembaga ini bisa aktif dan ikut serta dalam membuat kegiatan-kegiatan sampai di tingkat nasional yang dapat berguna bagi mahasiswa unhas secara khusus dan masyarakat luas secara umum,” ujarnya.

Kalvin beranggapan bahwa kedudukan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas ialah sebagai Badan Eksekutif Mahasiswa tertinggi yang ada di universitas yang akan menjalin dan terus berkomunikasi dengan BEM-BEM fakultas yang ada di universitas itu sendiri.

“Namun, tidak nyatanya dengan BEM Unhas saat ini yang hanya diakui oleh beberapa BEM fakultas yang ada di Universitas Hasanuddin saja,” ujarnya.

“Ketika terpilih nantinya, saya akan merangkul semua BEM-BEM yang ada di tiap fakultas untuk bergabung kedalam Badan Eksekutif mahasiswa (BEM) unhas, sehingga harapannya kita bisa bersatu dalam memikirkan perkembangan untuk bisa menjadi sebuah wadah yang dapat menjaga nama baik almamater dan juga membawa keluar nama baik almamater, bukan hanya wadah untuk kepentingan beberapa pihak,” lanjutnya.

Kalvin juga memastikan bahwa dengan adanya komunikasi yang baik di suatu instansi maka akan menjadikan suatu instansi itu bersatu. BEM Unhas tidak akan menjadi roda pergerakan jika komponen dalam menjalankan roda tersebut tidak lengkap ataupun rusak. Dan juga menyampaikan suara golongan kecil yang tidak tersampaikan ke telinga birokrasi, karena hanya selegintir orang yang memainkan peran itu.

“Harapannya agar proses musyawarah mahasiswa BEM Unhas nantinya dapat berjalan secara demokrasi sesuatu aturan, tidak ada intervensi, dan membuka forum diskusi yang melibatkan semua komponen mahasiwa unhas agar semua pihak dapat menentukan pilihan mereka yang tepat. Mari Ciptakan Unhas Hebat, Dari Suara Akar Rumput,” ucapnya.

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News