Bertambah, 888 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Makassar

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar menyebabkan banjir di beberapa wilayah, mengakibatkan ratusan warga harus mengungsi.
Kepala BPBD Makassar, Hendra Hakamuddin, menyebutkan jumlah pengungsi berdasarkan data sementara hingga Selasa (11/2/2025) pukul 20.00 WITA telah mencapai 888 jiwa dari 225 kepala keluarga (KK).
“Data ini masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan,” kata Hendra.
Pengungsi tersebar di tiga kecamatan, yakni Biringkanaya, Manggala, dan Tamalate. Kecamatan Manggala menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak, mencapai 682 jiwa dari 167 KK. Para pengungsi di kecamatan ini tersebar di 12 titik, termasuk beberapa masjid dan posyandu, seperti Masjid Jabal Nur (150 jiwa), Masjid Makkah Al Mukarramah (110 jiwa), dan Kompleks Ikhwah (87 jiwa).
Sementara itu, di Kecamatan Biringkanaya, tepatnya di Kelurahan Katimbang, terdapat 29 jiwa dari 9 KK yang mengungsi di dua lokasi, yakni Masjid Al Ikhlas dan Masjid Grand Rahmani.
“Adapun di Kecamatan Tamalate, sebanyak 270 jiwa dari 74 KK mengungsi di Masjid Al Ikhlas, Kelurahan Mangasa,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar drg Ita Isdiana Anwar, melalui Tim Assessment telah mencatat jumlah pengungsi terbaru untuk segera mendapatkan bantuan.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi, seperti makanan, air bersih, dan selimut, dapat segera terpenuhi,” ujarnya.
Sebelumnya, drg Ita mengatakan, pihaknya telah memberikan bantuan berupa Matras, Selimut dan Kids ware untuk posko pengungsian banjir kelurahan Mangasa.
“Tak hanya untuk pengungsi banjir, Dinsos Makassar juga memberikan bantuan kepada warga terdampak angin puting beliung di Makassar,” tutupnya.
Penulis: Nursinta
Baca berita lainnya Harian.news di Google News