Bikin Terhenyak! Dwi Sasono Perankan Ayah Kasar di Film Jangan Buang Ibu

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Aktor Dwi Sasono menunjukkan penampilan yang berbeda dalam film Jangan Buang Ibu.
Dalam trailer terbaru yang dirilis Leo Pictures, Dwi memerankan sosok ayah dengan karakter keras, temperamental, dan jauh dari gambaran kepala keluarga yang hangat.
Trailer tersebut menampilkan sejumlah adegan yang memperlihatkan karakter sang ayah kerap melontarkan kata-kata kasar, membentak, hingga melakukan kekerasan fisik terhadap anggota keluarganya.
Penampilan itu menjadi salah satu kejutan dalam film yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada Juni mendatang.
Sebelumnya, Leo Pictures telah merilis trailer yang berfokus pada perjuangan seorang ibu membesarkan ketiga anaknya seorang diri.
Pada cuplikan terbaru ini, penonton diajak melihat sisi lain dari konflik keluarga yang menjadi inti cerita, yakni absennya figur ayah dalam kehidupan anak-anaknya.
Film Jangan Buang Ibu mengangkat kisah tiga bersaudara yang tumbuh tanpa kehadiran dan kasih sayang seorang ayah.
Kondisi tersebut kemudian membentuk perjalanan hidup dan karakter masing-masing anak hingga dewasa.
Bagi Dwi Sasono, memerankan tokoh ayah yang bermasalah menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, selama ini ia dikenal publik sebagai sosok yang dekat dengan keluarga.
Meski demikian, Dwi melihat karakter yang diperankannya bukan semata-mata sosok antagonis.
Menurutnya, sang ayah memiliki harapan besar agar anak-anaknya dapat meraih kehidupan yang lebih baik dibanding dirinya.
“Dia punya harapan yang terbaik untuk anaknya. Dia tidak mau anaknya gagal seperti dia,” ujar Dwi, Selasa (9/6/2026).
Dalam kehidupan nyata, Dwi mengaku memiliki pandangan berbeda mengenai pola pengasuhan anak.
Ia percaya setiap anak memiliki jalan hidup dan tujuan masing-masing yang perlu dihargai oleh orang tua.
“Saya percaya anak-anak bukan milik saya sepenuhnya. Mereka punya misi dan perjalanan hidup masing-masing,” katanya.
Trailer terbaru juga menyoroti karakter Tria yang diperankan Saputra Kori. Tria merupakan anak bungsu dari Ibu Ristiana yang tumbuh tanpa pernah mengenal sosok ayahnya.
Sejak masih dalam kandungan, Tria tidak merasakan kehadiran figur ayah. Situasi tersebut membuatnya tumbuh sebagai remaja yang kerap bermasalah di sekolah.
Namun berkat kasih sayang dan didikan sang ibu, ia berusaha memperbaiki diri dan menemukan jalannya sendiri.
Melalui kisah tentang hubungan keluarga, kehilangan, dan perjuangan seorang ibu, Jangan Buang Ibu menawarkan drama emosional yang dekat dengan realitas banyak keluarga di Indonesia.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News