Bupati Gowa dan BBWS Pompengan Jeneberang Atensi Pengembangan Danau Mawang

HARIAN.NEWS,GOWA — Diskusi panjang selama 3 jam antara Pemerintah Kabupaten Gowa bersama pejabat di jajaran Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang menghasilkan konsensus untuk bersinergi mengelola sumber daya alam Gowa secara maksimal dan mampu dirasakan langsung oleh masyarakat Gowa.
Seperti diketahui, pada Selasa (7/4/2026), Ketua Tim Negosiasi, Mustamin Raga mengawal Bupati Gowa Husniah Talenrang bertandang ke BBWS Pompengan Jeneberang. Pertemuan ini memang dianggap sangat strategis sehingga secara khusus, Husniah Talenrang memimpin puluhan rombongan pejabat lintas struktural dalam pertemuan tersebut.
Dari catatan yang dihimpun harian.news diketahui beragam manfaat dari hasil kesepakatan tersebut, Secara garis besar Pemkab Gowa mendapatkan 3 poin utama yang disepakati.
Pertama adalah kesepakatan untuk mengelola sumber daya air di area Bndungan Bili-Bili mulai hulu sampai hilir secara maksimal untuk masyarakat dengan tetap mengedepankan kelestarian lingkungan hidup.
Kedua adalah menharapkan proses pembangunan Bendungan Jenelata dapat tepat sasaran dan berjalan sesuai regulasi serta bersama sama mengamankan aset Pemerintah.
Ketiga, bersama sama mengelola dan mengembangkan kawasan Danau Mawang agar bisa menjadi area destinasi wisata dan budaya.
Ketiga poin ini mendapatkan respon dan dukungan pihak BBWS Pompengan Jeneberang.
Melalui Kepala Balai ( Kabalai ),Heriantono Waluyadi pihaknya memastikan akan memberikan kesempatan secara maksimal kepada Pemerintah Daerah khususnya Pemerintah Kabupaten Gowa.
” Arah dan tujuan pembangunan secara jelas mengharuskan korelasi Pemerintah Pusat, Propinsi dan Daerah, selama berorientasi untuk kepentingan masyarakat yang diatur oleh regulasi yang jelas maka pihak BBWS Pompengan Jeneberang akan optimal bekerjasama,” ungkap Kabalai.
Pihak BBWS Pompengan Jeneberang juga mengharapkan dukungan penuh Pemkab Gowa dalam upaya penertiban beragam bangunan liar disepanjang bantaran sungai dan tanggul saluran irigasi.
” Penyempurnaan data asset khususnya yang masuk di area pembangunan Bendungan Jenelata secepatnya bisa rampung agar langkah teknis penanganan tim dari Balai Pompengan Jeneberang dapat bekerja maksimal, dukungan dari Pemkab Gowa akan menjadi suplemen bersama sehingga program Pemerintah Pusat dapat cepat terealisasi,” kuncinya.
Di pertemuan keduanya, Bupati Gowa secara spesifik membahas area Danau Mawang yang berada di dua kecamatan di Kabupaten Gowa.
” Kehadiran BBWS Pompengan Jeneberang bersama Pemkab Gowa mengelola Danau Mawang dipastikan akan mampu memberi manfaat untuk daerah Gowa dan tentu menambah titik destinasi wisata sekaligus meningkatkan laju ekonomi khususnya UMKM,” urai Husniah Talenrang.
Dan lobi Pemkab Gowa melalui Bupati Gowa berbuah manis, Pihak BBWS Pompengan Jeneberang memastikan akan membantu proses pembersihan area danau sekaligus memberikan kesempatan kepada Pemkab Gowa untuk mengelola sesuai regulasi.
” Kami pastikan pengelolaan Danau Mawang ke depan akan maksimal apabila persoalan regulasi bisa rampung, kami akan ajukan anggaran dari APBN melalui Kementerian PUPR apabila pembahasan soal regulasi selesai,” tegas Kabalai Heriantono Waluyadi.
Sepertinya ke depan area Danau Mawang untuk dikelola menjadi area destinasi wisata bukan lagi sekedar wacana, pertemuan 3 jam menghasilkan 3 poin penting antara Pemkab Gowa dan pihak BBWS Pompengan Jeneberang dipastikan akan menambah laju pembangunan di Kabupaten Gowa makin berpacu.
Ketua tim negosiator Mustamin Raga sendiri mengaku bersyukur semua dinas di jajaran Pemkab Gowa memastikan akan maksimal membangun komunikasi dengan pihak Balai Pompengan.
” Strategi negosiasi Pemkab Gowa yang dipimpin Bupati Gowa kami anggap cukup memuaskan, Alhamdulillah, kita tinggal menindaklanjuti sehingga bisa menjadi program dan dirasakan masyarakat Gowa,” kuncinya siang tadi (8/4/2026). ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN