Buruan Daftar! Lowongan Team Leader Kemenkes Ditutup 7 Juli

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Posisi strategis di jajaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kembali dibuka untuk publik. Melalui Unit Manajemen Proyek (PMU) Strengthening of Primary Health Care in Indonesia (SOPHI), Kemenkes secara resmi membuka rekrutmen untuk posisi Team Leader.
Dilansir dari akun resmi Instagram @kemenkes_ri pada Senin (6/7/2026), rekrutmen ini merupakan bentuk serius pemerintah dalam memperkuat fondasi layanan kesehatan primer Tanah Air.
Bukan sekadar proyek reguler, SOPHI adalah inisiatif strategis berskala raksasa yang menggandeng tiga lembaga pembiayaan global: World Bank, Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), dan Asian Development Bank (ADB).
Fokus utama proyek ini sangat krusial, yakni meratakan akses sekaligus membenahi kualitas layanan kesehatan primer di seluruh wilayah Indonesia.
Syarat Ketat untuk Skala Proyek Global
Berbeda dengan rekrutmen umum, posisi Team Leader ini menuntut kapasitas eksekutif tingkat tinggi. Ditempatkan di Jakarta, peluang ini terbuka lebar bagi profesional nasional maupun internasional.
Kemenkes memburu kandidat dengan track record mumpuni, kemampuan manajemen proyek baja, serta pengalaman kepemimpinan yang teruji untuk mengawal proyek bernilai tinggi di sektor kesehatan.
Mengingat keterlibatan lembaga dunia, seleksi tidak main-main. Kemenkes menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen akan berjalan ketat sesuai mekanisme proyek.
Standar administratif dan aturan pengadaan sepenuhnya mengacu pada kerangka kerja SOPHI serta kriteria ketat dari para mitra internasional.
Waktu Terbatas
Bagi Anda yang memiliki kompetensi di bidang manajemen proyek kesehatan dan siap berkontribusi pada skala nasional, ini adalah kesempatan emas.
Namun, waktu yang disediakan sangat sempit. Batas akhir pengiriman berkas lamaran ditutup pada 7 Juli 2026, pukul 23.59 WIB.
Informasi detail mengenai kualifikasi spesifik, kompetensi teknis, hingga alur pendaftaran dapat diakses secara transparan melalui tautan resmi rekrutmen Kemenkes. Jangan sampai terlambat.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG