Cerita Warga Kalebarembeng Terkejut, Bupati Husniah Datang Tanpa Pengawal

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Suasana sore di Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo Selatan, berubah seketika ketika seorang tamu tak terduga muncul di depan rumah Anto Daeng Rowa.
Bupati Gowa, Husniah Talenrang, datang langsung tanpa pengawalan, hal yang jarang dilakukan oleh seorang kepala daerah.
Anto Daeng Rowa, yang sehari-hari berjuang memenuhi kebutuhan keluarganya, sempat tertegun melihat sosok pemimpin daerah itu berdiri di depan pintunya.
“Saya kaget, tiba-tiba beliau ada di depan rumah. Tidak ada rombongan besar, tidak ada sirene. Beliau datang seperti tamu biasa,” ujarnya.
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi. Husniah membawa bantuan dan langsung menyatakan diri sebagai orangtua asuh bagi keluarga Anto. Sejak serah terima jabatan pekan lalu, ia telah mengambil peran serupa bagi lima keluarga miskin ekstrem di empat kecamatan, yakni Pallangga, Bajeng, Bontonompo, dan Bontonompo Selatan.
Di Kabupaten Gowa sendiri, tercatat 371 kepala keluarga dengan 1.108 jiwa yang masuk kategori miskin ekstrem. Husniah menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi prioritas utamanya dalam 100 hari pertama kepemimpinannya.
“Mudah-mudahan ini bisa kami tuntaskan dalam waktu 100 hari kerja bersama Pak Wakil Bupati,” kata Husniah.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari program unggulan ‘Gowa Bersama’, yang dicanangkan bersama Wakil Bupati Darmawangsyah Muin. Program ini mencakup lima pilar utama, Bersih, Cerdas, Sejahtera, Sehat, dan Aman.
“Gowa Bersih, fokus pada peningkatan kebersihan lingkungan,”
Gowa Cerdas, menekankan perbaikan fasilitas pendidikan dan pembiasaan membaca Al-Qur’an bagi siswa SD dan SMP sebelum proses belajar.
“Juga Gowa Sejahtera, bertujuan menekan angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen melalui peran kepala SKPD sebagai orangtua asuh,”
Selanjutnya, Gowa Sehat, mengutamakan layanan kesehatan gratis bagi warga yang berulang tahun serta program pencegahan stunting, dan Gowa Aman, menciptakan lingkungan yang kondusif dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Sebagai bupati perempuan pertama di Gowa, Husniah menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam membangun daerah.
Ia juga menginstruksikan seluruh kepala SKPD untuk turun langsung ke rumah-rumah warga miskin dan mengambil peran sebagai orangtua asuh.
“Ini bukan sekadar program, tapi wujud nyata gotong royong antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Gowa yang lebih baik,” tegasnya.
Kunjungan mendadak Husniah Talenrang ke rumah-rumah warga menjadi bukti pendekatan kepemimpinan yang lebih dekat dan humanis. Masyarakat pun berharap program ini benar-benar membawa perubahan nyata bagi kehidupan mereka.
PENULIS: NURSINTA
Baca berita lainnya Harian.news di Google News