Dan Satgas TMMD Tinjau Pengerasan Jalan: Hanya Tinggal 2% Lagi Menuju Selesai

Dan Satgas TMMD Tinjau Pengerasan Jalan: Hanya Tinggal 2% Lagi Menuju Selesai

HARIAN.NEWS, ENREKANG – Pengerasan jalan penghubung Desa Salu Dewata dan Desa Pekalobean, Kecamatan Anggeraja, Enrekang, hampir selesai! Proyek pengerjaan jalan yang menjadi bagian dari Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 ini telah mencapai 98% progres fisik, dan diprediksi rampung sebelum penutupan program.

Komandan Satgas TMMD ke-125 Kodim 1419/Enrekang, Letkol Inf Augustiar Adinegoro, S. Hub. Int., melakukan peninjauan langsung untuk memastikan bahwa pengerjaan jalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan.

“Kami sangat puas dengan hasil progres pengerasan jalan ini. Hanya tinggal beberapa titik finishing yang perlu diperbaiki, dan kami optimis proyek ini akan selesai tepat waktu,” kata Letkol Augustiar saat meninjau lokasi, Sabtu (09/08).

Jalan yang menghubungkan dua desa ini bukan sekadar proyek fisik biasa. Selain memperlancar akses transportasi, pengerasan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Dengan adanya jalan yang lebih baik, distribusi barang dan jasa akan lebih mudah, serta mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi warga di kedua desa tersebut.

Kerja Sama Masyarakat dan Satgas TMMD

Kesuksesan proyek ini tidak lepas dari dukungan aktif masyarakat sekitar. Letkol Augustiar mengapresiasi keterlibatan warga yang ikut serta dalam pelaksanaan program TMMD.

“Kerja sama antara Satgas TMMD dan masyarakat sangat luar biasa. Tanpa peran serta warga, pengerjaan jalan ini tidak akan secepat ini,” tambahnya.

Pengerasan jalan yang dimulai sejak bulan lalu ini telah menyentuh hampir seluruh titik yang direncanakan. Kini, dengan capaian 98%, jalan tersebut segera dapat dimanfaatkan oleh warga, menjawab tantangan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Meningkatkan Perekonomian Desa

Keberhasilan pengerasan jalan ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian kedua desa. Akses yang lebih baik akan mendorong sektor pertanian, perdagangan, dan pariwisata setempat, membuka peluang lebih luas bagi pengusaha lokal untuk berkembang.

“Akses transportasi yang lancar akan membantu distribusi hasil pertanian dan produk lokal, sehingga perekonomian desa dapat lebih maju,” ungkap Kepala Desa Salu Dewata, Hasim, yang turut hadir dalam peninjauan tersebut.

Dengan hampir selesainya pengerasan jalan ini, harapan besar tertuju pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pekerjaan yang dikerjakan oleh TNI melalui TMMD ke-125 ini adalah bukti nyata dari sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.

TMMD: Membangun Desa, Meningkatkan Kesejahteraan

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang sudah berlangsung puluhan tahun ini telah terbukti sebagai salah satu program yang sangat efektif dalam mendorong pembangunan di pedesaan. Selain pengerjaan infrastruktur jalan, TMMD juga menyentuh sektor kesehatan, pendidikan, dan kegiatan sosial lainnya.

Dengan adanya berbagai manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat, program TMMD menjadi simbol nyata dari semangat kebersamaan dan gotong royong yang tak lekang oleh waktu.

Masyarakat Desa Salu Dewata dan Pekalobean kini bisa menantikan kehadiran jalan yang lebih mulus dan mudah dilalui. Proyek pengerasan jalan yang akan rampung dalam waktu dekat ini diyakini dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari mereka.

Tak hanya itu, harapan agar kedua desa ini semakin berkembang, sejahtera, dan maju semakin terlihat nyata. ***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Halaman