Dekan FDK UIN Alauddin Dukung Mahasiswa KKN/PPL Perkuat Moderasi Beragama di Kulon Progo

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Mahasiswa KKN/PPL Terintegrasi Nasional Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar menggelar kegiatan Semarak Moderasi di Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Dekan FDK UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Abd. Rasyid Masri, M.Pd., M.Si., M.M., sebagai bentuk dukungan terhadap program mahasiswa dalam mengimplementasikan nilai-nilai akademik di tengah masyarakat.
Semarak Moderasi mengangkat pesan toleransi, saling menghargai, dan menjaga kerukunan dalam kehidupan masyarakat yang beragam. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa membangun interaksi langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pentingnya menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.
Prof. Abd. Rasyid Masri mengatakan, moderasi beragama tidak cukup hanya dipahami sebagai konsep akademik, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Moderasi beragama harus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa memiliki peran penting untuk membangun komunikasi yang baik, menghargai perbedaan, dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat,” ujar Prof. Abd. Rasyid Masri.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial keagamaan menjadi bagian penting dari proses pembelajaran. Interaksi langsung dengan masyarakat memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk memahami kondisi sosial sekaligus mengasah kemampuan komunikasi.
Ia menilai program KKN/PPL Terintegrasi Nasional dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan masyarakat.
“Mahasiswa harus mampu membawa nilai-nilai yang dipelajari di kampus ke tengah masyarakat. Dengan begitu, kehadiran mereka tidak hanya menjadi bagian dari program akademik, tetapi juga memberikan manfaat sosial,” katanya.
Kegiatan Semarak Moderasi diharapkan semakin memperkuat hubungan mahasiswa KKN/PPL dengan masyarakat Kapanewon Lendah. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya FDK UIN Alauddin Makassar membentuk mahasiswa yang memiliki pemahaman keagamaan moderat serta mampu berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News