Deposito Emas Pegadaian Laris Manis, Transaksi Tembus 118 Kg

Deposito Emas Pegadaian Laris Manis, Transaksi Tembus 118 Kg

HARIAN.NEWS, MAKASSAR –  PT Pegadaian semakin mantap menjalankan Kegiatan Usaha Bulion atau Bank Emas dengan dukungan Kementerian BUMN.

Langkah ini sejalan dengan misi Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran dalam sektor hilirisasi dan industrialisasi.

Sejak memperoleh izin untuk menjalankan Kegiatan Usaha Bulion, produk unggulan Deposito Emas dari Pegadaian mendapat respons luar biasa dari masyarakat.

Hingga Januari 2025, jumlah saldo Deposito Emas telah mencapai 118 kilogram, sementara saldo Tabungan Emas Pegadaian hingga akhir 2024 mencapai 10,33 ton.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Elvi Rofiqotul Hidayah, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme masyarakat terhadap layanan ini.

“Kami menilai kepercayaan yang diberikan nasabah merupakan hasil kerja keras seluruh insan Pegadaian. Dengan pencapaian ini, Pegadaian menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang menjalankan Kegiatan Usaha Bulion,”
ucapnya, Jumat (07/02/2025).

Deposito Emas Pegadaian menjadi pilihan investasi menjanjikan karena menawarkan keamanan dengan jaminan asuransi dan tenor fleksibel dengan imbal hasil 1% per tahun.

Nasabah yang ingin menikmati layanan ini harus memiliki rekening Tabungan Emas Pegadaian, melakukan upgrade menjadi akun premium pada aplikasi Pegadaian Digital versi 6.1.0, dan bertransaksi minimal 5 gram emas.

Pegadaian semakin serius dalam menjalankan Kegiatan Usaha Bulion dengan menggelar Kick Off Internal yang diikuti oleh seluruh insan Pegadaian di Indonesia secara hybrid.

Selanjutnya, program sosialisasi akan diperluas ke berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, melalui acara Pegadaian Goes To Campus yang akan diadakan di The Gade Creative Lounge di berbagai kampus ternama.

“Pegadaian resmi mengantongi izin menjalankan usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024,” beber Elvi.

Dengan izin tersebut, Pegadaian kini dapat menawarkan beragam layanan terkait emas, termasuk Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga perdagangan emas.

Infrastruktur Pegadaian yang mumpuni, dengan ruang penyimpanan emas berstandar internasional terbesar di Indonesia serta produk emas yang beragam, menjadikannya sebagai pelopor dalam layanan bulion.

Sejak resmi menghadirkan fitur Deposito Emas melalui aplikasi Pegadaian Digital pada 15 Januari 2025, layanan ini semakin diminati.

Keberadaan layanan bulion Pegadaian diharapkan mempermudah masyarakat dalam berinvestasi emas, yang selama ini dikenal sebagai aset paling stabil dan menguntungkan.

Pegadaian terus berkomitmen memperluas bisnis Bullion Services untuk mendukung perekonomian dan mewujudkan visi “MengEMASkan Indonesia.”

Baca berita lainnya Harian.news di Google News