Di Bawah Kepemimpinan Rektor Baru, Mahasiswa Unibos Capai 11 Ribu

Di Bawah Kepemimpinan Rektor Baru, Mahasiswa Unibos Capai 11 Ribu

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Universitas Bosowa (Unibos) mencatat pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir dengan jumlah mahasiswa aktif mencapai 11.353 orang hingga Desember 2025. Capaian tersebut menjadi salah satu fondasi penting bagi kepemimpinan Rektor baru, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., periode 2026–2031.

Dalam prosesi pelantikannya di Balai Sidang 45 Universitas Bosowa, Prof Batara Surya menegaskan bahwa perguruan tinggi harus menjadi organisasi pembelajar yang adaptif terhadap perubahan zaman serta mampu merespons dinamika global secara inovatif.

Data Universitas Bosowa menunjukkan tren peningkatan mahasiswa baru dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022 tercatat 2.053 mahasiswa baru, meningkat menjadi 2.878 mahasiswa pada 2023 atau naik sekitar 40,2 persen.

“Jumlah ini melonjak pada 2024 menjadi 4.563 mahasiswa atau meningkat sekitar 58,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada 2025, angka penerimaan mahasiswa baru kembali bertambah menjadi 5.020 mahasiswa,” jelasnya.

Selain pertumbuhan jumlah mahasiswa, penguatan sumber daya manusia juga menjadi fokus pengembangan kampus. Selama periode 2022–2025, Universitas Bosowa mencatat akumulasi jabatan fungsional dosen yang terdiri dari 76 Asisten Ahli, 128 Lektor, 46 Lektor Kepala, dan 40 Guru Besar.

Universitas Bosowa juga aktif memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak. Hingga saat ini tercatat 81 kerja sama nasional, 22 kerja sama internasional, serta 27 tindak lanjut MoA yang telah dijalankan.

Evaluasi internal menunjukkan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap fasilitas dan pengajaran mencapai 90 persen. Selain itu, serapan lulusan di dunia kerja tercatat sebesar 85 persen, sementara sekitar 70 persen penelitian yang dilakukan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia industri.

Dalam kepemimpinannya ke depan, Prof Batara Surya menyiapkan lima strategi utama pengembangan universitas, yakni penguatan tridharma perguruan tinggi, peningkatan reputasi akademik, pengembangan lulusan berkualitas dan berkarakter, penguatan ekosistem inovasi berbasis riset, serta keberlanjutan kepemimpinan institusi yang adaptif.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah, industri, lembaga riset, serta perguruan tinggi nasional dan internasional.

“Lima tahun ke depan adalah fase akselerasi bagi Universitas Bosowa untuk memperkuat reputasi akademik dan memastikan kampus ini mampu berdiri sejajar dengan perguruan tinggi terkemuka di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof Batara Surya.

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News