Diboikot Atlet Senior, Tim Percasi Makassar Mampu bersaing di Kejurprov Sulsel

Diboikot Atlet Senior, Tim Percasi Makassar Mampu bersaing di Kejurprov Sulsel

HARIAN.NEWS ,BONE –– Gelaran Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Sulawesi Selatan di Kabupaten Bone telah sukses dilaksanakan pada tanggal 09-12 Juli 2026. Kejurprov Catur Sulawesi Selatan ini diikuti oleh para atlet terbaik di Sulawesi Selatan.

Tim Kejurprov Catur Percasi Makassar dibawah Pimpinan Plt. Ketua Percasi Makassar Ir. Israwadi, MH dan Manager Tim Idermawan, S.Or, M.Pd berhasil membawa Percasi Kota Makassar meraih juara umum kedua setelah Kabupaten Luwu Timur dan Kabupaten Wajo di peringkat ketiga.

“Keberhasilan ini tidak mudah, karena adanya boikot oleh oknum atlet senior dan keterbatasan waktu yang kami miliki, namun kami gerak cepat untuk mengatasi masalah ini” ungkap Israwadi.

“Setelah melakukan beberapa kali rapat koordinasi dan konsultasi dengan Penguru Provinsi Percasi Sulawesi Selatan dan KONI Kota Makassar, serta petunjuk dari Pengurus Besar (PB) Percasi Indonesia di Jakarta. Kami pun melakukan tahapan dalam melakukan pembinaan Organisasi dan Pembinaan Prestasi, dan dari hasil Konsolidasi dengan club Catur Kota Makassar kamipun mendapatkan data atlet potensial selain atlet yang dibina selama ini dan tentunya kami tetap melakukan Seleksi atlet pra Kejurprov untuk menjaring atlet terbaik” lanjut Israwadi.

“Setelah Kejurprov ini kami segera membuat laporan Kegiatan kepada KONI Kota Makassar, dan mengajukan perubahan anggaran untuk program pembinaan prestasi selanjutnya, serta kewenangan kami sebagai pengurus provinsi korwil Makassar akan melakukan rapat koordinasi dan konsultasi dengan KONI Sulsel terkait pembinaan oknum atlet tersebut” lanjut Israwadi.

“Setelah kisruh atlet senior ini berakhir dan memastikan tidak ada lagi upaya dari oknum yang menghalangi pembinaan prestasi terkhusus atlet Porprov, maka kami segera mengajukan proposal anggaran muskot dan melaksanakan tahapan muskot berdasarkan ADRT Percasi dan KONI” tambah Idermawan.

Secara terpisah Ketua Harian Pengurus Provinsi Percasi Sulawesi Selatan Dr. Didin menyatakan berkaitan adanya oknum yg sengaja telah memboikot atlit makassar pada kejurprov catur di Bone,

“Semestinya (plt) Ketua Percasi Makassar mengambil tindakan tegas berupa sanksi kepada atlit yang bersangkutan. Bisa dengan cara melakukan larangan bermain pada even manapun dalam jangka waktu tertentu, tentunya setelah berkonsultasi Koni Makassar dengan Pengprov Percasi Sulsel” kata Dr. Didin.

“Namun demikian saya berharap polemik ini segera tuntas dan kepada semua pihak baik pengurus dan atlit agar bersabar dan menahan diri hingga muskot Percasi kota makassar dilaksanakan sesuai AD ART Percasi (Munas 2026). Demikian pula saya ingin tegaskan bahwa pengurus percasi kota makassar telah demisioner periode (2021-2025) setelah adanya Plt ketua percasi kota makassar yang telah di SK kan oleh Ketua Umum Percasi SulSel”lanjutnya.

Pengurus demisioner status kepengurusannya dan masa jabatannya telah berakhir, di mana mereka tidak lagi memiliki kewenangan formal untuk mengambil kebijakan strategis, membuat keputusan baru, atau mengikat kerja sama atas nama organisasi.

Pelaksana Tugas (plt) dalam organisasi memiliki kewenangan untuk melaksanakan tugas rutin dan mengambil keputusan administratif sehari-hari guna menjaga keberlangsungan operasional organisasi.Melaksanakan Program Kerja, memastikan program kerja tetap berjalan dan terlaksana.

Adapun rincian perolehan medali Kejurprov Catur Sulawesi Selatan di bone tahun 2026 :

A. Kategori Umum :
1. MN. Azis (Wajo)
2. MP. Muh. Said (Wajo)
3. MN. Arhan Ramadana (Bulukumba)
B. Kategori Putri :
1. Itha Abdillah (Makassar)
2. Humaira (Parepare)
3. Kiki Awalia (Bone)
C. Kategori KU-19 Putra :
1. Satya Sakti (Lutim)
2. Novandra (Makassar)
3. Yosua (Makassar)
D. Kategori KU-19 Putri :
1. Sartine Klara (Torut)
2. Hilya Aulia (Makassar
E. Kategori KU-13 Putra/Putri :
1. Nicolas (Pinrang)
2. Andi Daffa (Makassar)
3. Cakrawala (Makassar)
F. Kategori Veteran :
1. Rahman Dano (Lutim)
2. Ivan Simanjuntak (Torut)
3. Ahmad Sugianto (Bone) ***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Halaman

Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN