Dispar Makassar Tekankan Pentingnya Kepatuhan Usaha Pariwisata dalam Sosialisasi DPMPTSP

Dispar Makassar Tekankan Pentingnya Kepatuhan Usaha Pariwisata dalam Sosialisasi DPMPTSP

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar menjadi narasumber dalam kegiatan “Sosialisasi Penyelesaian Permasalahan dan Hambatan yang Dihadapi Pelaku Usaha dalam Merealisasikan Kegiatan Usahanya” yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar di Gedung Makassar Government Center and Services, Jumat (10/10/2025).

Dalam paparannya, Dispar Makassar menegaskan bahwa perkembangan sektor pariwisata harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap aspek legalitas, standar operasional, serta kualitas layanan.

“Regulasi bukan dibuat untuk membatasi pelaku usaha, tetapi menjadi fondasi agar pariwisata kita tumbuh tertib, aman, dan berkelanjutan,” ujar perwakilan Dispar Makassar.

Dispar juga memaparkan sejumlah persoalan yang sering ditemukan di lapangan, seperti perubahan jenis usaha tanpa pembaruan izin, standar kebersihan dan pelayanan yang belum maksimal, penggunaan tenaga kerja tanpa pelatihan dasar, hingga pelanggaran jam operasional. Masalah ketertiban lingkungan seperti kebisingan, parkir liar, dan pengelolaan limbah juga masih menjadi tantangan.

Untuk mengatasi berbagai hambatan tersebut, Dispar menekankan perlunya sinergi antara kebijakan, pembinaan, dan kolaborasi lintas sektor. Pendekatan yang diambil pemerintah tidak hanya penegakan aturan, tetapi juga edukasi dan pendampingan.

“Kami ingin pelaku usaha memahami kewajiban dan standar yang berlaku tanpa merasa dipersulit. Prinsipnya, kami hadir sebagai mitra, bukan semata pengawas,” tambahnya.

Selain itu, penguatan sistem digital dan integrasi data dianggap penting untuk mempercepat proses perizinan, pengawasan, dan pembinaan agar lebih transparan dan mudah diakses.

Pada sesi akhir, Dispar Makassar juga mengajak asosiasi pelaku usaha untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan destinasi dan penyelenggaraan event pariwisata, sehingga pertumbuhan industri dapat berjalan lebih inklusif dan kompetitif.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News