Dokter CVSKL Sebut Pola Makan dan Gaya Hidup Jadi Faktor Utama Penyakit Jantung

Dokter CVSKL Sebut Pola Makan dan Gaya Hidup Jadi Faktor Utama Penyakit Jantung

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur (CVSKL) menggelar kegiatan Health Talk di Makassar dengan menghadirkan Consultant Cardiothoracic Surgeon, Dato’ Dr. Mohammad Arif Muhammad Nor.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Four Point Makassar, Kamis (6/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan jantung melalui pola hidup sehat dan deteksi dini untuk mencegah penyakit kardiovaskular.

Dalam pemaparannya, Dato’ Dr. Mohammad Arif menegaskan bahwa menjaga kesehatan jantung merupakan investasi penting karena organ tersebut bekerja tanpa henti memompa darah ke seluruh tubuh.

“Jantung bekerja setiap hari tanpa berhenti. Karena itu, kita harus menjaganya dengan baik melalui pola makan yang sehat dan gaya hidup yang seimbang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, faktor utama yang meningkatkan risiko penyakit jantung adalah pola makan tinggi lemak dan kurangnya aktivitas fisik. Menurutnya, kebutuhan asupan makanan harus disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari.

“Orang yang bekerja di sawah tentu membutuhkan energi lebih banyak dibandingkan pekerja kantoran. Jangan sampai pola makan tidak sesuai dengan aktivitas karena dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit jantung,” katanya.

Dato’ Dr. Mohammad Arif juga mengingatkan masyarakat agar segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala atau didiagnosis menderita penyakit jantung.

“Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk mengetahui penyebab gangguan, apakah akibat penyumbatan pembuluh darah atau kerusakan katup jantung,” bebernya.

Ia menjelaskan bahwa penyumbatan pembuluh darah dengan tingkat ringan umumnya masih dapat ditangani dengan obat-obatan. Namun, apabila penyumbatan mencapai lebih dari 50 persen, pasien biasanya memerlukan tindakan pemasangan stent atau balon.

“Jika kondisi ini tidak dapat diatasi dengan prosedur tersebut, maka operasi jantung menjadi pilihan penanganan,” kata Dato’.

Selain itu, ia menyoroti tingginya angka kematian akibat penyakit jantung yang sering terjadi secara mendadak karena penderita tidak menyadari memiliki gangguan jantung dan tidak pernah melakukan pemeriksaan.

“Banyak orang masih merasa sehat ketika berusia muda sehingga tidak memeriksakan kondisi jantungnya. Padahal, serangan jantung mendadak dapat terjadi tanpa sempat mendapatkan penanganan di rumah sakit,” ujarnya.

Sementara itu, Indonesia Representative International Marketing Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur (CVSKL), Lidya Caroline Ticoalu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi CVSKL dengan perusahaan asuransi di Indonesia, yakni Allianz dan Manulife.

Menurutnya, kegiatan yang berlangsung pada 6 Agustus bersama Allianz dan dilanjutkan pada 7 Agustus bersama Manulife itu diikuti sekitar 40 peserta yang merupakan nasabah prioritas dari masing-masing perusahaan asuransi.

“Peserta merupakan nasabah prioritas yang diundang untuk mengikuti health talk bersama dokter spesialis. Selain edukasi mengenai kesehatan jantung, kami juga memperkenalkan layanan rumah sakit CVSKL,” kata Lidya.

Ia menjelaskan, CVSKL merupakan rumah sakit yang berfokus pada layanan penyakit jantung dan pembuluh darah yang berlokasi di Kuala Lumpur Sentral, Malaysia.

“Pada kesempatan ini, CVSKL menghadirkan dokter spesialis bedah jantung untuk memberikan edukasi kepada peserta,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, CVSKL juga memperkenalkan paket Premium Plus Medical Check Up yang dirancang untuk mendeteksi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah secara dini.

Paket tersebut mencakup pemeriksaan fisik, elektrokardiogram (EKG), uji stres, spirometri, foto rontgen dada, USG perut dan panggul, analisis komposisi lemak tubuh, serta pemeriksaan laboratorium lengkap seperti profil lemak, fungsi hati dan ginjal, gula darah, hs-CRP, penanda tumor, hepatitis, HIV, hingga skrining Helicobacter pylori. Peserta juga memperoleh konsultasi dengan dokter spesialis jantung dan ahli gizi.

Selain itu, CVSKL menawarkan program promosi “Paket Check Up, Check In” seharga RM3.500 untuk dua orang. Paket tersebut meliputi Premium Plus Medical Check Up, akomodasi tiga hari dua malam di Aloft Kuala Lumpur Sentral, tiket pulang-pergi KLIA Ekspres, serta potongan harga 25 persen untuk makanan dan minuman di hotel.

Program ini berlaku bagi pasien baru berusia minimal 18 tahun dengan pembayaran pribadi hingga 31 Desember 2026, sebagai upaya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus menikmati kunjungan ke Kuala Lumpur.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News