Dorong Hilirisasi Rumput Laut, DPMPTSP Makassar Jajaki Peluang Investasi Baru

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus memperkuat sinergi dengan pelaku usaha untuk mendorong pengembangan investasi di sektor industri pengolahan rumput laut.
Langkah tersebut dilakukan melalui kunjungan dan dialog bersama pelaku industri sebagai bagian dari upaya memetakan potensi investasi sekaligus memperkuat hilirisasi komoditas unggulan Sulawesi Selatan yang memiliki pasar ekspor menjanjikan.
Sulawesi Selatan selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi rumput laut terbesar di Indonesia dengan peluang pengembangan industri yang masih sangat luas.
Kepala DPMPTSP Kota Makassar, Mario Said, mengatakan sektor rumput laut memiliki nilai strategis karena tidak hanya menjadi komoditas ekspor, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah.
Menurutnya, penguatan industri pengolahan menjadi kunci agar manfaat ekonomi dari komoditas tersebut dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha di daerah.
“Kami ingin memastikan potensi yang dimiliki Sulawesi Selatan dapat dikembangkan melalui investasi yang berkelanjutan. Rumput laut bukan hanya komoditas unggulan, tetapi juga memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan industri dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, DPMPTSP Makassar juga menjaring berbagai masukan dari pelaku usaha terkait tantangan yang dihadapi dalam pengembangan industri, mulai dari aspek perizinan, infrastruktur pendukung, hingga peluang ekspansi pasar.
Dialog langsung dengan pelaku usaha dinilai penting untuk memastikan kebijakan dan layanan investasi yang diberikan pemerintah sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Mario menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar saat ini terus berupaya memperkuat iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan layanan perizinan dan peningkatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Upaya tersebut juga sejalan dengan persiapan Pemerintah Kota Makassar dalam mempromosikan berbagai potensi investasi daerah kepada mitra internasional melalui agenda Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026.
DPMPTSP tengah melakukan kurasi sejumlah sektor unggulan yang memiliki prospek kerja sama dan investasi global, termasuk industri pengolahan pangan dan hasil kelautan.
Potensi pengembangan industri rumput laut dinilai semakin terbuka seiring meningkatnya kebutuhan pasar terhadap produk turunan seperti karagenan, agar-agar, bahan baku farmasi, kosmetik, hingga bioplastik.
Berbagai pihak juga terus mendorong penguatan hilirisasi agar daerah tidak hanya berperan sebagai pemasok bahan baku, tetapi juga menjadi pusat pengolahan dan industri bernilai tambah.
Selain memiliki pasar yang luas, industri rumput laut juga didukung oleh tingginya minat investasi dan kolaborasi dari berbagai pihak, baik dalam negeri maupun internasional.
Sejumlah inisiatif pengembangan riset, inovasi, dan industri berbasis rumput laut terus bermunculan sebagai upaya meningkatkan daya saing komoditas tersebut di pasar global.
Melalui penguatan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, DPMPTSP Makassar berharap industri rumput laut dapat menjadi salah satu sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan investasi daerah, memperluas lapangan kerja, sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News