DPMPTSP Kota Makassar Optimis Kejar Target Investasi Rp6,5 Triliun Hingga Akhir Tahun

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar mencatat total investasi yang masuk hingga saat ini mencapai Rp2,13 triliun, dengan rincian Rp1,6 triliun pada triwulan pertama dan Rp517 miliar pada triwulan kedua.
Kepala DPMPTSP Kota Makassar, Helmy Budiman, menyampaikan capaian tersebut dalam pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaku Usaha Penyusunan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Volume II di Hotel Aston, yang berlangsung hingga 8 Oktober mendatang.
“Kami menargetkan investasi sebesar Rp6,5 triliun hingga akhir tahun. Meski saat ini masih di angka Rp2,13 triliun, kami optimis capaian ini bisa meningkat pada triwulan III dan IV, mengingat adanya beberapa proyek strategis seperti PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik) dan lainnya,” ujar Helmy.
Bimtek ini diikuti oleh 100 pelaku usaha, mulai dari kalangan pebisnis hingga pelaku UMKM. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya pelaporan LKPM yang tepat waktu dan akurat sebagai salah satu indikator perkembangan investasi.
“Pelaporan LKPM sangat vital untuk memetakan potensi investasi di Kota Makassar. Data yang terhimpun akan membantu kami mengevaluasi dinamika usaha dan perputaran ekonomi daerah,” jelas Helmy.
Ia menambahkan bahwa DPMPTSP terus berupaya memberikan pendampingan dan edukasi agar pelaku usaha dapat menyusun laporan dengan lebih baik. Hal ini, menurutnya, juga mendukung rencana pembangunan daerah untuk memperkuat prospek usaha di Kota Makassar.
“Kami berharap kegiatan ini meningkatkan kesadaran pelaku usaha tentang pentingnya LKPM, sehingga investasi di Makassar semakin terkelola dengan baik. Informasi yang akurat akan mempermudah pemerintah dalam mengambil kebijakan strategis,” kata Helmy.
Helmy mengakui masih ada tantangan dalam mendorong pelaku usaha melaporkan LKPM secara disiplin. Oleh karena itu, kegiatan ini didukung oleh alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk mempercepat pemahaman dan kepatuhan pelaku usaha.
“Masih ada pelaku usaha yang kurang menyadari pentingnya pelaporan ini. Melalui dukungan dari BKPM, kami berharap tingkat kesadaran mereka meningkat, sehingga data investasi Kota Makassar bisa lebih komprehensif dan mendukung pertumbuhan ekonomi,” tutup Helmy.
Dengan kolaborasi aktif dari pemerintah dan pelaku usaha, DPMPTSP Kota Makassar optimis mampu mengejar target investasi sebesar Rp6,5 triliun hingga akhir 2024.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News