EGM Pertamina Patra Niaga Sulawesi Apresiasi Polda Bongkar Kasus BBM

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar, menyampaikan apresiasi terhadap langkah kepolisian.
Menurutnya, pengawasan dan penindakan terhadap penyalahgunaan BBM subsidi diperlukan untuk menjaga penyaluran tetap tepat sasaran.
“Kami apresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan kami mengucapkan terima kasih,” kata Deny.
Pertamina memastikan stok BBM dan LPG di Sulawesi Selatan berada dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Untuk mengurai antrean, Pertamina melakukan penebalan stok di terminal dan SPBU, meningkatkan jumlah mobil tangki, memperpanjang jam operasional terminal dan SPBU hingga 24 jam, menambah operator, melakukan rekonfigurasi jalur dan nozzle Pertalite serta memperkuat koordinasi dengan satgas gabungan.
Menurut Deny, kombinasi penambahan layanan, penguatan distribusi dan pengawasan aparat mulai berdampak terhadap kondisi antrean di sejumlah SPBU yang berangsur melandai.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas ESDM Sulsel Andi Kasman mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan kepolisian, Pertamina, TNI dan stakeholder terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan kondusif.
“Ini merupakan upaya-upaya yang luar biasa yang para tim yang tergabung sudah melaksanakan, mulai dari upaya sosialisasi dan juga upaya penegakan hukum,” katanya.
Dengan demikian, persoalan antrean BBM tidak hanya menjadi urusan ketersediaan stok dan kapasitas pelayanan SPBU. Pengawasan terhadap pola pembelian, pengangkutan dan penjualan kembali BBM bersubsidi juga menjadi titik penting yang kini mendapat perhatian aparat penegak hukum di Sulsel.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News