Ferry Curtis, Menyalakan Semangat Literasi Lewat Nada

Ferry Curtis, Menyalakan Semangat Literasi Lewat Nada

HARIAN.NEWS, BANDUNG – Di tengah industri musik yang didominasi karya-karya hiburan, musisi balada Ferry Curtis memilih jalur yang berbeda. Penyanyi sekaligus pegiat literasi ini memanfaatkan musik sebagai medium untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya membaca, pendidikan, dan kesadaran sosial.

Pilihan tersebut bukan muncul secara tiba-tiba. Kedekatan Ferry dengan dunia buku telah tumbuh sejak usia muda. Kebiasaannya mengunjungi toko buku dan menikmati karya sastra membentuk cara pandangnya terhadap seni. Baginya, puisi dan bacaan tidak berhenti sebagai bahan renungan, melainkan menjadi sumber inspirasi yang kemudian diterjemahkan ke dalam lagu-lagu bernuansa balada.

Dalam berbagai kesempatan, Ferry kerap menyampaikan bahwa lagu tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat menjadi media edukasi dan penyadaran. Melalui lirik-liriknya, ia berupaya mengajak masyarakat lebih dekat dengan budaya membaca serta meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya literasi.

Komitmen tersebut juga terlihat dari keterlibatannya dalam berbagai kegiatan literasi. Ferry tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi turut hadir dalam kampanye membaca, kegiatan sosial, hingga program literasi yang menyasar anak-anak dan komunitas di berbagai daerah. Musik menjadi pintu masuk untuk menyampaikan pesan-pesan pendidikan kepada masyarakat dengan cara yang lebih dekat dan mudah diterima.

Konsistensi itu menempatkan Ferry Curtis sebagai sosok yang memiliki ciri khas di dunia musik Indonesia. Ia memadukan seni dan gerakan sosial dalam satu ruang yang sama, dengan keyakinan bahwa karya musik dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan budaya literasi.

Di tengah tantangan rendahnya minat baca di berbagai daerah, pendekatan yang dilakukan Ferry menjadi salah satu bentuk ikhtiar memperluas kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi. Melalui lagu, ia berusaha menunjukkan bahwa pesan-pesan pendidikan dapat disampaikan secara sederhana, tanpa kehilangan kekuatan untuk menginspirasi.

Bagi Ferry Curtis, perjuangan membangun budaya membaca tidak hanya berlangsung di ruang kelas atau perpustakaan. Melalui nada, lirik, dan panggung musik, ia terus mengajak masyarakat menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari sekaligus fondasi untuk membangun masa depan yang lebih baik.

(HSN)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Penulis : HASAN