Gala Premiere di Makassar, Jangan Lupa Bahagia Siap Tayang 10 September

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Film drama keluarga “Jangan Lupa Bahagia”karya sutradara Andi Burhamzah siap menyapa penonton di bioskop mulai 10 September 2026.
Film ini mengangkat kisah Ulla, anak sulung yang harus menjadi tulang punggung keluarga setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.
Ia harus menghidupi dua adiknya, Imma dan Ikbal, sekaligus menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebelum tayang serentak, Jangan Lupa Bahagia menggelar gala premiere di XXI Mal Panakkukang, Makassar, Selasa (8/9/2026).
Sutradara Andi Burhamzah mengatakan, cerita film tersebut dikembangkan selama kurang lebih dua tahun. Proses penulisan dilakukan secara bertahap bersama Tumming dan Abu.
“Dua tahun pelan-pelan menuliskan ceritanya. Cerita sebenarnya juga ditawarkan oleh Tumming dan Abu. Saya sebisa mungkin masuk dalam bagian-bagian,” ujarnya.
Menurut Andi, persoalan yang diangkat dalam film tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi keluarga. Film ini juga menggambarkan harapan orang tua terhadap anak-anaknya.
“Saat saya mengobrol dengan penulis Tumming dan Abu, di sini memang ada harapan orang tua untuk anak-anaknya,” katanya.
Proses produksi film berlangsung sekitar 20 hari dengan melibatkan sejumlah pemain, termasuk Arman Dewarti serta Petta Puang atau Rojak yang memerankan ayah Ulla.
Tumming mengatakan, premis Jangan Lupa Bahagia sebenarnya sederhana. Film tersebut ingin menunjukkan bahwa kebahagiaan sering kali berada sangat dekat, tetapi luput disadari.
“Kadang mengejar kebahagiaan tapi tidak bahagia. Justru keluarga yang terdekat yang bisa membuat kita bahagia, tapi tidak sadar,” katanya.
Selain persoalan keluarga, film ini juga membawa pesan tentang pentingnya mensyukuri hal-hal sederhana dalam kehidupan.
“Banyak hal-hal yang bisa disyukuri,” ujar Tumming.
Karakter Ulla diperankan Alghifahri Jasin atau Agi. Sebelum terjun ke perfilman, Agi aktif di panggung teater kampus Spasi.
Pengalaman di dunia teater menjadi modal bagi Agi saat mengikuti proses casting. Ia kemudian terpilih memerankan karakter utama dalam film tersebut.
Agi menilai karakter Ulla memiliki sejumlah kemiripan dengan kehidupannya. Sebagai anak pertama dari dua bersaudara, ia merasa memiliki pengalaman yang dapat membantunya memahami karakter tersebut.
“Dari kisah nyata juga dimasukkan dalam peran. Kami mengamati pergaulan anak muda dan cara bertahan hidup,” katanya.
Dalam membangun karakter Ulla, Agi juga mendapat pendampingan dari Tumming dan Abu. Keduanya memberikan ruang kepada para pemain untuk mendalami karakter masing-masing.
Dalam ceritanya, Ulla dan kedua adiknya harus menumpang di sebuah rumah kosong milik sahabat ayah mereka setelah kedua orang tua mereka meninggal. Kondisi kembali sulit ketika rumah tersebut harus dijual.
Ulla yang bekerja sebagai pengemudi ojek online pun harus menghadapi persoalan lain ketika telepon selulernya rusak. Padahal, perangkat tersebut menjadi salah satu alat utama untuk mencari nafkah.
Melalui kisah tersebut, Jangan Lupa Bahagia tidak hanya menawarkan drama tentang perjuangan ekonomi, tetapi juga hubungan keluarga, harapan, dan upaya menemukan kebahagiaan di tengah keterbatasan.
Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 10 September 2026.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News