Grup F Panas: Belanda Diunggulkan, Jepang Bisa Kejutkan

HARIAN.NEWS, JAKARTA — Piala Dunia 2026 baru benar-benar dimulai ketika dua raksasa dari benua berbeda saling berhadapan di tengah badai cedera.
Grup F langsung menyajikan duel gengsi: Jepang vs Belanda di Dallas Stadium, Senin (15/6/2026) pukul 03.00 WIB.
Tapi jangan bayangkan kedua tim datang dengan kekuatan penuh.
Jepang kehilangan Kaoru Mitoma (cedera hamstring) dan Wataru Endo (masalah kaki). Dua pilar utama yang menjadi tulang punggung saat mereka mempermalukan Jerman dan Spanyol di Qatar 2022. Sebagai gantinya, pelatih Hajime Moriyasu memanggil nama yang familiar di kancah sepak bola Indonesia: Kevin Diks.
Pemain naturalisasi keturunan yang sebelumnya santer dikaitkan dengan Timnas Indonesia itu kini resmi berseragam Samurai Biru.
Sementara itu, Belanda juga tak utuh. Jurrien Timber dipulangkan karena cedera pangkal paha yang tak kunjung pulih. Posisinya digantikan oleh Lutsharel Geertruida. “Timber tidak berkembang secara medis,” tulis KNVB di media sosial.
Beban Sejarah dan Misi Penebusan
Bagi Jepang, ini adalah penampilan Piala Dunia kedelapan beruntun. Namun ada satu catatan pahit: mereka selalu terhenti di babak 16 besar. Bisakah kali ini berbeda?
Bagi Belanda, ceritanya lebih dramatis. Tiga kali melangkah ke final. Tiga kali pula pulang dengan tangan hampa. Julukan de Oranje tak pernah semanis trofi. Di Piala Dunia 2010, mereka mengalahkan Jepang 1-0 lewat gol Wesley Sneijder, lalu melaju hingga final dan kalah dari Spanyol.
Kini, di Dallas, sejarah bisa berulang—atau justru berbalik.
Kevin Diks: Nama Indonesia di Panggung Dunia
Salah satu sorotan paling menarik adalah kehadiran Kevin Diks di kubu Jepang. Bek berusia 29 tahun yang kini merumput di Liga Denmark itu sebelumnya sempat menjadi simbol perdebatan naturalisasi di Indonesia.
Dengan wajah baru di skuad, Moriyasu berharap Diks bisa memberikan opsi tambahan di lini belakang yang ditinggal Endo. Namun, akankah ia langsung dimainkan? Atau hanya menjadi penggawa pelapis?
Prediksi Susunan Pemain
Belanda (4-3-3)
Kiperm Bart Verbruggen; Belakang: Denzel Dumfries, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk, Micky van de Ven; Tengah: Frenkie de Jong, Ryan Gravenberch, Crysencio Summerville; Depan: Tijjani Reijnders, Cody Gakpo, Memphis Depay.
Jepang (3-4-2-1)
Kiperm Zion Suzuki; Belakang: Takehiro Tomiyasu, Ko Itakura, Tsuyoshi Watanabe; Tengah: Ritsu Doan, Ao Tanaka, Hidemasa Morita, Keito Nakamura; Serang: Takefusa Kubo, Junya Ito; Ujung: Ayase Ueda.
Head to Head: Belanda Masih Perkasa
Dari tiga pertemuan terakhir:
– Belanda menang: 2 kali
– Jepang menang: 0 kali
– Imbang: 1 kali
– Total gol: Belanda 6 – 2 Jepang
Tapi waspadalah. Jepang punya kebiasaan buruk bagi tim unggulan. Jerman dan Spanyol sudah merasakannya. Belanda tentu tidak ingin menjadi korban berikutnya.
Mengapa Laga Ini Krusial?
Grup F juga dihuni oleh Swedia dan Tunisia. Poin penuh di laga pembuka bisa membuka jalan lebar menuju fase gugur. Sebaliknya, kekalahan akan membuat langkah semakin terjal.
Dallas Stadium yang berkapasitas 80.000 penonton diprediksi akan dipenuhi diaspora Belanda dan Jepang dari seluruh Amerika. Suhu pertandingan diprediksi mencapai 28°C, namun tensi di lapangan pasti lebih panas.
Kesimpulan Redaksi
Di atas kertas, Belanda unggul pengalaman dan kualitas individu. Namun absennya Timber dan naiknya Kevin Diks di kubu Jepang menambah bumbu misteri. Apakah ini akan menjadi malam di mana Samurai Biru akhirnya memecahkan kutukan 16 besar? Atau justru Oranje yang mulai mengaspal menuju final keempat?
Satu hal yang pasti: mata dunia akan tertuju ke Dallas, Senin dinihari nanti.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG