Hadapi Pemilu, Pesan Pangdam IV/Diponegoro Kepada Prajurit Bikin Merinding

YOGYAKARTA, HARIAN.NEWS – Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Widi Prasetijono menegaskan bahwa penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan, sudah dihadapan mata. Seiring dengan itu, banyak partai politik yang berbeda pilihan dapat memicu terjadinya konflik antar kelompok masyarakat yang harus diwaspadai.
Hal itu disampaikan oleh Pangdam IV/Diponegoro dalam amanat tertulisnya dibacakan Kasrem 072/Pamungkas, Kolonel Inf Hotlan Maratua Gurning saat menjadi inspektur upacara bendera 17-san di Lapangan Apel Makorem 072/Pamungkas, Jalan Reksobayan No. 4, Ngupasan, Kota Yogyakarta, Senin, 18 September 2023.
Karena berpotensi menimbulkan konflik itulah, Pangdam IV/Diponegoro kembali menekankan agar seluruh Prajurit Kodam IV/Diponegoro tetap menjunjung tinggi netralitas sesuai perintah Pimpinan TNI. Ingat.! sambung Pangdam dalam amanat tertulisnya, ia tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas terhadap Prajurit yang mencoba-coba bermain dan terlibat dalam politik praktis.
“Jangan ada Prajurit TNI AD yang terjebak dalam politik praktis dan terseret oleh kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Kita harus mampu memainkan peranan sebagai penyejuk suasana dan menjadi katalisator serta pemersatu dari semua lapisan masyarakat,” tegas Pangdam.
Pangdam IV/Diponegoro juga mengajak seluruh Prajurit agar meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan ajaran agama masing-masing. Pasalnya, keimanan dan ketakwaan adalah landasan moral dalam pelaksanaan tugas.
Ia juga berpesan, untuk selalu tumbuhkan rasa kepedulian dan empati kepada masyarakat agar kehadiran TNI dirasakan manfaatnya dan dapat memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, pungkasnya.
Sementara itu, upacara 17-an bulan September 2023 yang digelar pada 18 September kemarin, diikuti seluruh prajurit dan PNS Makorem 072/Pamungkas, Satdisjan jajaran Korem 072/Pamungkas. (Muis)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News