Hadir di Makassar, Raffi Ahmad Dukung Promosi Film Pelangi di Mars

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Film fiksi ilmiah keluarga “Pelangi di Mars” terus menggencarkan promosi dengan menggelar special screening dan konferensi pers di XXI Nipah Makassar, Kamis (19/3/2026) pukul 14.00 WITA.
Kegiatan ini menyusul penayangan perdana film tersebut di seluruh bioskop Indonesia sejak 18 Maret 2026.
Sejumlah pemain dan tim produksi hadir langsung menyapa penonton di Studio 3, di antaranya Raffi Ahmad yang mewakili eksekutif produser Nagita Slavina, sutradara Upie Guava, produser Dendi Reynando, serta pemeran utama Messi Gusti dan Bimo Kusumo.
Film produksi Mahakarya Pictures ini mengusung genre sci-fi keluarga dengan memadukan live action dan animasi berbasis teknologi Extended Reality (XR), yang memungkinkan penciptaan latar digital secara real-time dengan visual lebih hidup.
Sutradara Upie Guava dalam konferensi pers menyampaikan, film ini dihadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan tontonan anak yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif dan inspiratif.
“Anak-anak Indonesia berhak mendapatkan film berkualitas di layar lebar,” ucapnya.
Menurutnya, Pelangi di Mars juga membawa pesan besar untuk mendorong imajinasi dan kepercayaan diri anak-anak agar berani bermimpi menjadi ilmuwan, astronot, atau profesi lainnya di masa depan.
Film ini, lanjutnya, ingin menunjukkan bahwa Indonesia mampu bersaing dalam produksi film bergenre sains.
Cerita film ini turut terinspirasi dari sosok Pratiwi Sudarmono, yang menjadi referensi karakter ibu dalam film. Selain itu, tokoh utama perempuan sengaja diangkat sebagai pusat cerita untuk menegaskan peran penting perempuan dalam dunia sains dan masa depan.
Sementara itu, Raffi Ahmad menilai film ini merupakan hasil kerja panjang yang penuh dedikasi, dengan proses produksi yang memakan waktu hampir lima tahun.
“Film ini berpotensi menjadi tolok ukur baru bagi industri perfilman nasional, khususnya dalam pengembangan animasi dan efek visual,” jelasnya.
Raffi juga mengungkapkan respons positif dari keluarganya terhadap film tersebut, bahkan anaknya menunjukkan ketertarikan terhadap karakter robot yang tampil dalam cerita.
Ia menilai film ini cocok menjadi pilihan tontonan keluarga, termasuk saat momentum libur Lebaran.
Di sisi lain, pemeran utama Messi Gusti mengaku menghadapi tantangan selama proses syuting, terutama karena harus berakting dengan pendekatan teknologi yang menuntut imajinasi tinggi.
“Selain itu, penggunaan kostum astronot yang berat dan panas menjadi tantangan tersendiri di lokasi syuting,” bebernya.
Secara cerita, film ini mengisahkan Pelangi, seorang anak perempuan yang lahir dan tumbuh di Planet Mars sebagai satu-satunya manusia yang tersisa setelah koloni manusia meninggalkan planet tersebut.
Ia hidup bersama lima robot dengan karakter berbeda, lalu menjalankan misi mencari mineral langka bernama Zeolith Omega yang diyakini mampu memurnikan air di Bumi.
Mengusung tema petualangan, persahabatan, dan keberanian, film ini dikemas dengan alur sederhana agar mudah dipahami anak-anak.
Dari sisi teknologi, penggunaan XR dipadukan dengan teknik motion capture serta layar LED berskala besar untuk menghadirkan visual yang lebih realistis dan imersif di layar lebar.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News