Halal Bihalal DPW PGK Sulsel, Soroti Peran Pemuda Jaga Stabilitas di Tengah Gejolak Global

Halal Bihalal DPW PGK Sulsel, Soroti Peran Pemuda Jaga Stabilitas di Tengah Gejolak Global

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sulawesi Selatan sukses menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan dialog publik, Selasa (7/4/2026), di Warkop Bundu, Jalan Talasalapang Raya.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat syawalan ini dihadiri sekitar 70 hingga 80 pemuda yang terlibat aktif dalam silaturahmi sekaligus diskusi kebangsaan. Dialog mengangkat tema “Pemuda dan Stabilitas Daerah di Tengah Kekacauan Politik Global”.

Hadir sebagai narasumber, Dewan Pembina PGK Sulsel, Dr. Abdul Jabbar, S.IP., M.Si, serta Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Ormas Kesbangpol Provinsi Sulsel, Sulaiman Naipon, S.Sos.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai tanggapan dan analisis dari peserta yang memperkaya jalannya dialektika.

Sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari kondisi geopolitik global, arah gerakan pemuda, hingga kebijakan pemerintah dalam mendukung perlindungan dan penguatan generasi muda.

Ketua DPW PGK Sulsel, Munawir Mihsan, dalam sambutannya menegaskan bahwa Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat struktur organisasi dalam menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan sebagai identitas utama PGK.

Ia menjelaskan, tema yang diangkat selaras dengan dinamika global saat ini, di mana keterkaitan antarnegara semakin erat sehingga berbagai peristiwa politik, ekonomi, dan budaya di satu wilayah dapat berdampak pada wilayah lainnya.

“Melalui diskusi ini, kami berharap lahir gagasan-gagasan strategis dari pemuda, khususnya kader PGK Sulsel, dalam mengambil peran menjaga stabilitas daerah di tengah dampak kekacauan politik global,” ujar Munawir.

Dalam kesempatan tersebut, Munawir juga menyampaikan apresiasi kepada Dr. Abdul Jabbar atas komitmennya dalam mendampingi dan memperkuat gerakan kebangsaan di Sulawesi Selatan. Ia juga mengapresiasi kehadiran pihak Kesbangpol yang dinilai membuka ruang kemitraan strategis dalam pengembangan kepemudaan.

Sementara itu, Sulaiman Naipon menyoroti pentingnya kolaborasi dalam upaya pencegahan narkoba, khususnya melalui sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah.

Di sisi lain, Dr. Abdul Jabbar yang akrab disapa AJ menekankan pentingnya penguatan sektor ekonomi berbasis potensi lokal. Menurutnya, pemerintah perlu lebih adaptif dan cerdas dalam mengelola sumber daya yang ada, serta mendorong kolaborasi dengan masyarakat di berbagai sektor.

“Potensi lokal harus menjadi kekuatan utama. Pemerintah juga perlu membangun kolaborasi yang kuat dengan masyarakat agar pembangunan lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain itu, forum diskusi juga membahas langkah-langkah strategis ke depan bagi PGK Sulsel, termasuk penguatan agenda kolaborasi, kesiapan menghadapi bonus demografi, digitalisasi organisasi, hingga dorongan penyusunan petunjuk teknis beasiswa bagi pemuda dan mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, DPW PGK Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus aktif berkontribusi dan bersinergi dalam berbagai agenda kebangsaan, khususnya dalam memberdayakan peran pemuda di Sulawesi Selatan.

(ASW)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News