Halalbihalal BPOM RI, Dari Silaturahmi hingga Penguatan Tugas Pengawasan

Halalbihalal BPOM RI, Dari Silaturahmi hingga Penguatan Tugas Pengawasan

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menggelar kegiatan halalbihalal secara sederhana di Aula Kantor BPOM RI, Jl. Percetakan Negara, Selasa (7/4/2026) siang.

Meski berlangsung sederhana, acara ini terasa istimewa karena dihadiri sejumlah mantan Kepala BPOM RI dari berbagai periode.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPOM RI, Ny. Elfi Taruna, Pengurus Paguyuban Purnabakti Badan POM, para pejabat BPOM, serta menghadirkan tausiah dan doa yang dipimpin oleh Ustaz Dr. Salahuddin Ayyub.

Kepala BPOM RI, Prof. Taruna Ikrar, dalam sambutannya menekankan pentingnya momentum halalbihalal sebagai sarana mempererat silaturahmi setelah menjalani ibadah Ramadan.

Ia menyebut, Ramadan bukan hanya tentang hubungan dengan Tuhan (habluminallah), tetapi juga memperbaiki hubungan antarsesama (habluminannas).

“Melalui momentum ini, saya secara pribadi memohon maaf. Sebagai manusia, tentu tidak luput dari kesalahan. Semoga segala kekhilafan dapat dimaafkan dan hubungan antarsesama menjadi lebih baik,” ujar Taruna.

Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai kejujuran dan keterbukaan yang dipegang sejak kecil menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin.

Menurut Taruna, pelaksanaan halalbihalal tahun ini sengaja dibuat sederhana, berbeda dengan tahun sebelumnya yang berlangsung lebih meriah.

Ia juga sempat berbagi cerita mengenai agenda pribadinya usai Lebaran yang diisi dengan kunjungan ke kampung orang tua di Sumatera, dilanjutkan ke Makassar, hingga perjalanan ke Amerika Serikat untuk urusan pekerjaan.

Mengusung tema “Silaturahmi Terjaga, Masyarakat Berdaya, Obat dan Makanan Aman Terjamin”, kegiatan ini menjadi pengingat akan peran strategis BPOM dalam mengawasi keamanan, mutu, dan khasiat obat serta makanan.

“Sebagai pengawas obat dan makanan, tugas kita bukan hanya memastikan kualitas, tetapi juga melindungi dan mengayomi masyarakat dari potensi bahaya bagi kesehatan,” tegasnya.

Ia berharap semangat kesucian Ramadan dapat menjadi energi bagi seluruh pegawai BPOM untuk menjalankan tugas dan fungsi secara maksimal, serta semakin hadir di tengah masyarakat dalam menjamin keamanan produk yang beredar.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Ustaz Dr. Salahuddin Ayyub, diakhiri dengan doa bersama, sesi foto, serta saling bersalaman antar peserta sebagai simbol saling memaafkan.

(HSN)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News