Hanya Gunakan Motor, Bagaimana Alat Pemadam Kebakaran asal Denmark Berkerja Efesien?

HARIAN.NEWS, MAKASSAR — Kota Makassar menjadi salah satu kota penerima hibah teknologi pemadam kebakaran super cepat dan efektif dari Denmark. Hanya menggunakan sepeda motor, lantas bagaimana teknologi ini bekerja dengan efektif?
Jawaban dari pertanyaan ini terungkap dalam pertemuan resmi yang digelar Kemendagri Dirjen Bina Adwil dan Kedutaan Besar Denmark untuk Indonesia bersama Firexpress dan Helsingør Municipality Fire Brigade pada Rabu (23/4/2025).
Pimpinan Firexpress, Hendrik Naaby, memperkenalkan teknologi mutakhir berupa motor pemadam kebakaran yang dirancang khusus untuk efisiensi dan mobilitas tinggi di wilayah perkotaan.
Menggunakan platform motor BMW R 1250 RT dan F 850 GS, unit pemadam ini jauh dari kesan konvensional.
“Kami menciptakan motor ini untuk merespons cepat di kawasan padat penduduk, jalan sempit, dan area yang sulit dijangkau oleh truk pemadam besar,” jelas Hendrik.
Unit tersebut dipersenjatai dua tangki berkapasitas masing-masing 25 liter yang memuat campuran air dan busa, memungkinkan pemadaman lebih cepat dan hemat air.
Sistem semprotnya dilengkapi selang sepanjang 30 meter dan tangki udara komposit karbon 6,8 liter, menghasilkan tekanan tinggi yang mampu mengalirkan 22 liter per menit dengan jangkauan semprotan hingga 11 meter.
Menurut Hendrik, teknologi ini sudah diuji secara ketat oleh BMW, termasuk integritas struktural dan stabilitas pengendara saat berkendara di medan ekstrem.
“Semua unit kami mendapatkan jaminan langsung dari BMW Jerman. Artinya, bukan hanya efisien, tapi juga aman dan tangguh,” tegasnya.
Motor pemadam kebakaran ini dirancang agar dapat dioperasikan hanya oleh dua orang, ideal untuk penanganan awal kebakaran di kawasan padat atau sulit dijangkau. Dengan kecepatan, daya jelajah, dan sistem pemadam presisi tinggi, Firexpress menawarkan paradigma baru dalam penanggulangan kebakaran lebih ringan, cepat, dan efektif.
Diketahui, Makassar menjadi salah satu kota dari enam Provinsi di Indonesia yang dipilih untuk proyek percontohan ini melalui hibah teknologi dari Denmark. Sebuah langkah besar menuju sistem kebencanaan yang modern dan responsif.
PENULIS: NURSINTA
Baca berita lainnya Harian.news di Google News