Hujan Petir Mencekam! Alasan Laga Prancis vs Irak Ditunda 2 Jam

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Laga Grup I Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Irak terhenti selama 131 menit akibat badai petir di Lincoln Financial Field, Philadelphia. Prancis akhirnya menang 3-0 dengan dua gol Kylian Mbappe dan satu gol Ousmane Dembele

Protokol Cuaca Ekstrem: Mengapa Pertandingan Harus Dihentikan?

Penundaan mengikuti protokol keselamatan yang ketat berdasarkan rekomendasi National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). Aturan wajib menyatakan pertandingan dihentikan jika aktivitas petir terdeteksi dalam radius 8 mil (13 km) dari stadion

Prosesnya ketat:

  1. Deteksi & Evakuasi: Petir terdeteksi, pemain masuk ruang ganti, penonton dievakuasi dari area terbuka
  2. Hitungan 30 Menit: Hitungan mundur dimulai. Pertandingan baru bisa dilanjutkan setelah 30 menit penuh tanpa aktivitas petir.
  3. Pengulangan Hitungan: Jika petir muncul lagi sebelum 30 menit berakhir, hitungan diulang dari nol. Inilah yang membuat penundaan bisa berjam-jam.

Catatan : Tidak ada batas maksimal penundaan. Otoritas lokal (bukan FIFA) yang memutuskan kapan aman. Dalam kasus ini, dua gelombang badai tambahan membuat penundaan molor hingga 131 menit

Kronologi drama cuaca  & gol Prancis vs Irak || (diagram by harian.news)

Apakah Pertandingan Bisa Dibatalkan?

Ya, secara teori bisa. Namun, penjadwalan ulang menjadi sangat rumit, terutama pada laga terakhir fase grup yang semua harus dimainkan bersamaan demi menjaga integritas kompetisi. FIFA telah mengantisipasi ini dengan berkoordinasi intensif dengan lembaga meteorologi dan manajemen darurat di tiga negara tuan rumah

Performa Tim: Mbappe Gemilang, Prancis Dominan

Meski terganggu cuaca, Prancis tampil superior. Dengan kuartet maut (Olise, Barcola, Dembele, Mbappe), mereka menguasai 64% penguasaan bola di babak pertama

  • Kylian Mbappe: Mencetak brace (dua gol) dalam penampilan ke-100 bersama timnas Prancis, membuka skor di menit ke-14 dengan tendangan roket yang menyamai rekor legendaris Ronaldo
  • Ousmane Dembele: Menutup kemenangan pada menit ke-66
  • Pelatih Didier Deschamps: Mengakui belum pernah mengalami situasi serupa. Ia menekankan keselamatan adalah prioritas utama dan mengikuti aturan setempat

Bukan Kejadian Pertama: Sejarah Cuaca Ekstrem di Turnamen AS

Fenomena ini bukan hal baru. Pada Piala Dunia Antarklub 2025, laga Chelsea vs Benfica membutuhkan lebih dari 4 jam untuk selesai akibat cuaca buruk. Pelatih Chelsea kala itu, Enzo Maresca, menyebut situasinya “konyol”

Keputusan menjadikan Amerika Serikat sebagai tuan rumah bagian dari Piala Dunia 2026 memang menghadirkan tantangan cuaca ekstrem yang besar, terutama di bulan Juni-Juli .***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Halaman

Penulis : ANDI AWAL TJOHENG