Impor Mobil Pickup dari India Dibanjiri Kritik

Impor Mobil Pickup dari India Dibanjiri Kritik

HARIAN.NEWS – Rencana impor mobil pickup dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara yang disebut-sebut untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih menuai sorotan publik di Tanah Air, hingga mendapat banyak kritikan.

Kontrak pengadaan 105 ribu mobil pickup yang nilainya fantastis senilai hampir Rp 24,6 triliun, impor dari India tersebut diklaim “menghemat” hingga Rp 46 triliun dibanding opsi tertentu.

Sejumlah ahli menyayangkan bagaimana program pengadaan tersebut terkesan diputuskan dan dilaksanakan secara diam-diam.

Pakar kendaraan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI), Erreza Hardian. Dalam tanggapannya menekankan terkait pentingnya pemahaman fitur kendaraan.

Hardian menerangkan bahwa fitur 4×4 dapat menjadi mubadzir jika pengemudinya hanya mengandalkan pengalaman.

Rencana impor 105 ribu unit mobil pickup tersebut juga mendapat tanggapan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Pihaknya meminta Presiden Prabowo untuk dapat membatalkannya, karena dinilai melemahkan industri otomotif dalam negeri yang sebenarnya dianggap mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Penulis : DODI BUDIANA