Kabag Perekonomian Kota Makassar Wafat di Usia 43 Tahun, Firman Pagarra Pimpin Upacara Pelepasan

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar kembali berduka atas wafatnya Kepala Bagian Perekonomian Kota Makassar, I Dewa Gde Widya Dharma (Muhammad Ridwan), pada Senin (09/09/2024), pukul 07.30 WITA, di Rumah Sakit Grestelina akibat sakit yang dideritanya.

Merasa sangat kehilangan, Pj Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, memimpin langsung upacara pelepasan jenazah almarhum di kediamannya, Kompleks Pemda Blok E 25, No. 3, Rappocini, Selasa (10/09/2024). Upacara dimulai pukul 09.00 WITA sebelum jenazah dishalatkan di Masjid Amirul Mukminin.

Dalam suasana haru di hadapan keluarga, kerabat, dan masyarakat, Firman Pagarra menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam.

Dengan suara terbata dan air mata yang tak tertahankan, Firman mengenang keakraban dirinya dengan almarhum sejak masa sekolah, mengungkapkan bahwa sifat almarhum tidak berubah sejak dulu selalu ramah, rendah hati, dan bertanggung jawab dalam menjalankan pekerjaannya.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saudara saya telah berpulang. Beliau sosok yang sangat humble, selalu murah senyum. Meski tidak banyak bicara, pekerjaannya selalu terselesaikan dengan penuh tanggung jawab,” ucap Firman.

Firman juga mengenang diskusi terakhir mereka tentang pembentukan “Makassar Incorporate” yang masih intens disiapkan oleh almarhum hingga akhir hayatnya. Firman menambahkan, almarhum bukan hanya rekan kerja, tetapi juga teman sejak SMP, SMA, hingga STPDN.

“Ini adalah kehilangan yang besar bagi kami, dan terutama bagi saya pribadi,” lanjutnya dengan suara penuh emosi.

Di akhir sambutannya, Firman meminta semua hadirin untuk membuka pintu maaf bagi almarhum jika semasa hidupnya pernah melakukan kesalahan, serta mengajak warga Makassar untuk turut mendoakan almarhum.

Setelah upacara pelepasan, Firman bersama kerabat dan masyarakat mengantarkan jenazah I Dewa Gde Widya Dharma (Muhammad Ridwan) ke Masjid Amirul Mukminin untuk dishalatkan, sebelum dimakamkan di TPU Islam Panaikang.

Almarhum meninggal di usia 43 tahun, meninggalkan seorang istri, Shelli, dan memiliki riwayat penyakit jantung.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News