Kapal Pesiar Holland America Line Turunkan Ribuan Wisatawan di Pulau Komodo

Kapal Pesiar Holland America Line Turunkan Ribuan Wisatawan di Pulau Komodo

MANGGARAI BARAT, HARIAN.NEWS – Kapal pesiar bertuliskan Holland America Line di salah satu bagian sisinya menurunkan setidaknya ribuan wisatawan untuk menyaksikan binatang langkah Komodo di Pulau Komodo, Senin (20/2/2023).

Pantauan media ini di lokasi, kapal pesiar tersebut tiba pada pukul delapan (8) pagi WITA, tepatnya di teluk Loh Liang Pulau Komodo. Para penumpang kemudian diantar ke dermaga Pulau Komodo selama 10 menit menggunakan tender-boat untuk melakukan aktivitas wisata di sekitar kawasan pulau yang dihuni oleh kadal raksasa dunia itu.

Para Pegawai dari Taman Nasional Komodo (TNK), Ranger, Pemandu Wisata, dan Agen Wisata yang mengatur perjalanan wisata dari wisatawan tersebut tampak sangat sibuk di lokasi untuk memaksimalkan pelayanan kepada para wisatawan itu.

Seorang wisatawan berkebangsaan Amerika, bernama Bob yang menumpangi kapal pesiar tersebut dan sempat turun di Pulau Komodo, saat diwawancarai wartawan media mengatakan, jumlah penumpang yang ada di dalam kapal pesiar ini lebih dari 2,000 orang termasuk awak kapal. Dan yang turun di Pulau Komodo untuk melihat bintang Komodo dan berkunjung ke Pantai Pink sekitar 1,000 penumpang.

“There might be more than two thousand passengers in this ship including crews. And the passengers who get off on Komodo Island to see Komodo dragon and go to Pink Beach is approximately a thousand people,” kata Bob.

Bob juga menjelaskan, route perjalanan selanjutnya, setelah berkunjung ke Pulau Komodo yakni ke Pulau Bali.

The ship will go to Bali after Komodo island” jelas Bob.

Dirinya juga merasa kagum dengan keindahan alam di Pulau Komodo dan keunikan binantang Komodo yang sangat terkenal di seluruh belahan dunia ini.

Jika memungkinkan, dia akan kembali untuk mengunjungi pulau itu suatu saat nanti. I hope, i would be back to Komodo Island one day later” ungkapnya dengan nada senang setelah melakukan aktivitas wisata di pulau tersebut.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Penulis : Richard Bon