Kapolsek Muntilan Ingatkan Ratusan Siswa Tentang Bahaya Sosmed

Kapolsek Muntilan Ingatkan Ratusan Siswa Tentang Bahaya Sosmed

MAGELANG, HARIAN.NEWS – Polsek Muntilan, Polresta Magelang kembali hadir di sekolah dalam rangka mendampingi dan menghantarkan para siswa untuk meraih cita-citanya.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Muntilan AKP Abdul Muthohir melalui Kanit Binmas Polsek Muntilan Ipda Zaenal Arifin saat menjadi pemimpin upacara bendera di SDN Muntilan 1 pada 18 September 2023.

Menurut Ipda Zaenal Arifin mengutip sambutan Kapolsek Muntilan, bahwa para siswa tidak perlu takut dengan polisi. Pasalnya, polisi hadir di tengah-tengah para siswa di sekolah bertujuan baik.

“Jangan takut dengan polisi. Polisi hadir di sekolah seperti ini untuk membantu para siswa. Membantu orang tua siswa dalam mengantarkan anak-anaknya meraih cita-citanya, karena kehadiran polisi akan membuat para siswa untuk mencegah dirinya berbuat salah,” ujarnya.

Masih menurut Kapolsek dalam sambutannya, bahwa para siswa tidak harus dituntut pintar. Sebaliknya harus memiliki adab, sopan santun, bisa menghargai dan menghormati orang tua, guru dan orang lain.

“Jika sudah memiliki sopan santun, maka pasti para siswa sudah pasti akan pintar. Karena orang yang memiliki sopan santun, maka jelas ia anak pintar,” tambah Kapolsek AKP Muthohir dalam sambutan tertulisnya disampaikan oleh Kanit Binmas.

Dihadapan sebanyak 338 siswa tersebut, Kapolsek berpesan bahwa dewasa ini perkembangan teknologi HP tidak bisa dibendung. Terkait hal itu, para siswa harus bisa menggunakan alat komunikasi seluler ini dalam hal positif. Jangan dikendalikan teknologi HP, tapi para siswa-lah yang harus mengendalikan HP.

“Ingat.! penggunaan HP melalui aplikasi sosmed sangat berbahaya. Karena bisa digunakan membully teman, membuat pornografi, dan konten-konten negatif lainnya,” tandas Zaenal Arifin mengutip sambutan Kapolsek.

Kapolsek Muntilan menambahkan terkait penggunaan sosmed melalui HP, agar para siswa tidak mengorbankan masa depannya. Para siswa tidak membuat orang tua susah karena harapan orang tua pada anaknya ingin anaknya memiliki masa depan yang cerah dan menjadi orang yang berguna kelak.

Sementara itu, Kepala SDN Muntilan 1, Septiana Widyaningrum, S.Pd.SD menyambut gembira kehadiran polisi di sekolahnya. Menurutnya, dengan adanya polisi masuk sekolah, bisa membantu pihak sekolah untuk memberikan pendidikan karakter pada siswa.

“Ya, bisa juga mencegah kenakalan anak. Jika anak melihat polisi maka anak bisa berpikir untuk tidak berbuat hal-hal negatif,” kata Septiana. (Muis)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News