Kejahatan Libatkan Anak Marak, Kapolresta Magelang Panggil 400 Kepala Sekolah Magelang Raya

MAGELANG, HARIAN.NEWS – Bersih-bersih kejahatan jalanan yang melibatkan anak remaja dan masih sekolah oleh pihak Polresta Magelang, Polda Jawa Tengah, bukan isapan jempol belaka. Upaya membersihkan aksi ini terus berlanjut, pihak Polresta Magelang, terus mengambil langkah cepat.
Ialah, selain meningkatkan kegiatan patroli siang hingga malam, rupanya para kepala sekolah juga dilibatkan untuk meredam aksi tersebut.
Karena itu, pada Rabu, 15 Maret 2023 pihak Polresta Magelang dipimpin langsung oleh Kapolresta Kombes Pol Ruruh Wicaksono melaksanakan tatap muka langsung dengan para Kepala Sekolah tingkat SMP, MTs, SMA, SMK, MAN se- Magelang Raya.
Pertemuan yang dilaksanakan di Gedung Bhayangkara Utama Polresta Magelang, juga dihadiri Forkopimda Kabupaten Magelang, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang, Kepala Dinas Pendidikan Kota Magelang termasuk Wakil Kapolres Magelang Kota.
Pertemuan sebanyak 400 kepala sekolah ini juga dihadiri oleh Bupati Kabupaten Magelang Zaenal Arifin, SIP.
Menurut Kapolresta Magelang, pertemuan tatap muka ini sangat penting bagi kita para pimpinan di garda terdepan untuk memahami dampak kenakalan remaja khususnya pelajar apalagi di tengah perkembangan teknologi informasi media sosial saat ini.
Agar dipahami, bahwa kejahatan yang melibatkan anak di wilayah hukum Polresta Magelang akhir-akhir ini semakin meningkat. Dapat terlihat di tahun 2022 ada 5 kasus kejahatan, di tahun 2023 ada 8 kasus kejahatan.
“Perkara ini rata-rata adalah pengeroyokan dan kekerasan menggunakan senjata tajam yang melibatkan anak di bawah umur.l baik sebagai pelaku maupun korban,” tegas Kombes Pol Ruruh.
Untuk mencegah kenakalan pelajar ini berlanjut, Polresta Magelang bekerja sama dengan Forkopimda Kabupaten Magelang melaksanakan tatap muka dengan mengundang seluruh Kepala Sekolah tingkat SMP sederajad dan SMA sederajat se-Magelang Raya.
Tujuan pertemuan ini, agar kepala sekolah dan dewan guru bekerjasama dengan orang tua melakukan pengawasan yang ketat para siswanya. Mengingat usia para pelajar masih sangat rentan, sehingga perlu upaya pencegahan sejak dini jangan sampai generasi muda terjerumus hal-hal negatif yang merusak masa depan mereka.
Sementara itu, Bupati Magelang menyatakan bahwa dirinya hadir di tengah-tengah tatap muka ini karena ingin mencerdaskan anak bangsa. Sesuai tugas, amanah dan tanggung jawab yang diberikan oleh masyarakat Kabupaten Magelang sebagai bupati.
Para peserta sangat menyambut baik dengan diadakannya kegiatan tatap muka Forkopimda dengan seluruh Kepala Sekolah tingkat SMP/SMA se-Magelang Raya.
“Kira berharap kegiatan ini dapat menemukan solusi untuk mencegah kenakalan pelajar terus berlanjut, ” ungkap Ahmad Zaeni Riyadi Kepala MAN Kota Magelang. (Mohis)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News