Logo Harian.news

 Keren! SIT Darul Fikri Makassar Gelar Selebrasi Riset:  Kembangkan Iptek Lewat Tenant Ilmiah

Editor : Gita Rabu, 15 Mei 2024 20:00
Siswa berkebutuhan khusus yang berhasil membuat hand sanitizer dari bahan alami, foto: HN/Sinta
Siswa berkebutuhan khusus yang berhasil membuat hand sanitizer dari bahan alami, foto: HN/Sinta

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri Makassar menggelar kegiatan  selebrasi deklarasi riset di aula Dinas Pendidikan (Disdik) kota Makassar, Rabu (15/5/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan minat riset siswa dan siswa yang bersekolah di SIT Nurul Fikri Makassar.

Menurut Pj Riset SIT Darul Fikri Makassar Aida, secara personal siswa dan siswi yang mengenyam pendidikan formal memang harus diasah potensinya dalam hal  ilmu pengetahuan (Iptek).

Baca Juga : Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Unhas dan UNESCO Fokus Kembangkan AI di Ranah Kampus

“Selain itu, penting juga untuk menumbuhkan kultur riset di satuan pendidikan,” jelasnya, Rabu (15/5/2024).

Secara teknis kata Aida, konsep pengembangan iptek yang dilakukan oleh siswa adalah dengan membuat beberapa tenant ilmiah. Dan lewat situlah kemampuan siswa diuji.

“Sejauh ini, konsep yang kami hadirkan disambut antusias oleh siswa. Makanya kami rutin melakukan riset ini baik sekolah dan untuk agenda besar lainnya,” lanjutnya.

Baca Juga : ASA Janji Prioritaskan Pendidikan Jika Terpilih Jadi Walikota Makassar 

Bukan cuma itu, pihak sekolah juga mengajak anak-anak berkebutuhan khusus untuk menunjang sekolah inklusi yang ramah dan menyamakan kemampuannya dengan yang lain.

“Kami memang memberikan kesempatan mereka untuk ikut dalam deklarasikan riset ini. Hari ini, mereka membuat head sanitizer dari bahan alami,”

Kata Aida, bahan dasar dari hand sanitizer ini dari daun sirih yang diolah sendiri oleh siswa dan siswi berkebutuhan khusus mulai dari pembersihan daun sirih hingga pencampuran alkohol dan pengemasan dilakukan sendiri.

Baca Juga : Bupati Andi Kaswadi Razak Apresiasi Seminar yang Diselenggarakan LP2KS Soppeng

“Jadi kami hanya mengarahkan, mereka yang buat sendiri, cukup muda mengajari mereka mungkin karena sering diikut sertakan dalam riset di sekolah,” jelasnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Makassar Aminuddin Tarawe memberikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan oleh SIT Darul Fikri Makassar dengan menghadirkan program Selebrasi Deklarasi Sekolah Berbasis Riset bagi siswa.

Aminuddin mengatakan ini sebuah terobosan baru dalam dunia pendidikan yang bisa menjadi contoh bagi sekolah lain di Makassar

Baca Juga : P2G Sayangkan Isi Debat Capres Minim Solusi Persoalan Fundamental Pendidikan

“Ini hal sangat luar biasa yang dilakukan SIT Darul Fikri, mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA nya tadi, banyak yang mereka buat.
Sebenarnya ini dasar untuk anak-anak menjadi resources. Jadi seorang periset,” ujar Aminuddin.

Lebih jauh, Aminuddin mengatakan bahwa pendidikan era sekarang sudah banyak berubah dengan zaman dahulu yang banyak berbasis teori.

“Kalau teori, itu sudah kuno. Dulu zamannya kita banyak teori. Ketika kita sudah menjadi guru, sudah menggunakan laboratorium by riset. Nah ini perlu dikembangkan terus,” bebernya.

Menurut Aminuddin, hal tersebut adalah salah satu kreativitas yang dilakukan Darul Fikri. Lalu dikombinasikan dengan kurikulum merdek, sehingga base on riset.

“Dengan demikian, ini bisa menjadi contoh untuk sekolah lain. Kenapa? Karena paling tidak sekolah lain itu bisa melihat. ATM lah istilahnya. Amati, tiru, modifikasi. Sekarang yang tidak boleh itu kan plagiat,”  tuturnya

“Tetapi kalau kita ATM, its okey. Apa sih yang dilakukan oleh Darul Fikri? Yang lain bisa juga melakukan modifikasi terhadap hal itu. Kemudian implementatif di sekolah masing-masing. Tetapi dengan cara yang berbeda,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua UKM Keilmuan dan Penalaran Unhas Muhajril mengatakan ini sebuah program yang bagus dan patut untuk terus dilanjutkan.

“Karena tidak banyak sekolah SMA yang memulai riset, bahkan yang dipamerkan mulai dari tingkat SD tadi. Hanya saja, memang yang dipamerkan itu riset IPA, kita berharap ke depan ada riset yang bersifat sosial,” ungkap Muhajril.

(NURSINTA)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda