Konsisten Suarakan Asta Cita, Tamsil Linrung Raih Penghargaan Nasional

Konsisten Suarakan Asta Cita, Tamsil Linrung Raih Penghargaan Nasional

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Tamsil Linrung, meraih penghargaan dalam ajang KWP Awards 2026 yang digelar Koordinator Wartawan Parlemen (KWP).

Ia dianugerahi kategori Pimpinan DPD RI Penguatan Daerah Berbasis Kebudayaan, sebagai bentuk apresiasi atas konsistensinya menjadikan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah.

“Terima kasih atas penghargaan ini. Bagi saya, ini bukan sekadar award, tetapi penegasan bahwa pembangunan nasional tidak bisa dilepaskan dari akar kebudayaan daerah. Daerah adalah ruang hidup nilai, tradisi, dan identitas bangsa,” ujar Tamsil di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, arah besar pembangunan dalam kerangka Asta Cita menempatkan daerah bukan sekadar entitas administratif, melainkan sebagai ruh bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam perspektif tersebut, kebudayaan menjadi fondasi strategis yang menentukan kualitas pembangunan nasional jangka panjang.

Ia menilai, penghargaan ini merefleksikan komitmen DPD RI dalam memastikan kebijakan nasional tetap berpijak pada akar sosial dan kultural masyarakat daerah.

Pembangunan yang berkelanjutan, tegasnya, hanya dapat tercapai jika bertumpu pada nilai-nilai lokal yang hidup di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut tercermin dalam berbagai advokasi yang ia dorong, mulai dari penguatan ketahanan pangan berbasis lokal melalui distribusi benih jagung bersama Kementerian Pertanian, hingga dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Tamsil, program MBG tidak hanya berdimensi ekonomi dan kesehatan, tetapi juga memiliki implikasi kultural dalam membentuk generasi yang sehat, berdaya, dan berakar pada nilai-nilai lokal.

“Pembangunan harus memastikan keberlanjutan nilai. Di sinilah kebudayaan menjadi jiwa dari setiap kebijakan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pendidikan dan kebudayaan merupakan dua elemen yang tidak terpisahkan dalam pembangunan daerah. Pendidikan berfungsi sebagai medium transformasi, sementara kebudayaan menjadi jangkar identitas.

“Ketika berbicara tentang daerah, kita tidak hanya membahas potensi ekonomi, tetapi juga cara hidup, kearifan lokal, dan nilai yang diwariskan lintas generasi. Itulah identitas keindonesiaan yang harus dijaga,” lanjutnya.

Ajang KWP Awards 2026 turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga negara, di antaranya Ahmad Muzani, Puan Maharani, dan Sultan Najamudin.
Penghargaan ini menjadi penanda bahwa penguatan kebudayaan daerah kian diakui sebagai strategi utama dalam membangun Indonesia yang berdaulat, berkarakter, dan berkelanjutan.

Dikenal sebagai figur yang konsisten memperjuangkan kepentingan daerah, Tamsil memiliki rekam jejak panjang di parlemen. Ia sebelumnya menjabat sebagai anggota DPR RI selama empat periode, termasuk sebagai pimpinan Badan Anggaran dan anggota Komisi VII, sebelum melanjutkan kiprah di DPD RI sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News