LAB ZISWAF FEBI UIN Alauddin Bantu Sembilan Mahasiswa Ringankan Beban UKT

HARIN.NEWS, MAKASSAR – Laboratorium Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar menyalurkan beasiswa pendidikan kepada sembilan mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam.
Penyaluran beasiswa dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung di The Gade Creative Lounge FEBI, Jumat (14/8/2026), kepada Ralia, Ahmad Zul Fatra, Nur Muhammad Afdal, Siti Syakirana Nafisa, Muliadi, dan Fakhri.
Sementara tahap kedua dilaksanakan Selasa (18/8/2026) untuk Muh. Fhiqi Ramadana Arwin, Sultan Muslimin, dan Muh. Ikhsan.
Kepala Laboratorium ZISWAF FEBI UIN Alauddin, Dr. Trisno Wardy Putra, M.E.I., mengatakan penyaluran beasiswa tersebut merupakan bagian dari praktikum ZISWAF yang dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep pengelolaan dana sosial secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya melalui program nyata.
“Setiap selesai program praktikum, mahasiswa kami ajarkan untuk membuat dan menjalankan program sosial keagamaan. Tujuannya agar mereka tidak hanya memahami ZISWAF secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmunya dalam kehidupan nyata,” jelasnya.
Menurut Trisno, program beasiswa tersebut dikembangkan mahasiswa Ekonomi Islam angkatan 2023 bersama Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam dan Laboratorium ZISWAF FEBI.
Program tersebut melanjutkan inisiatif mahasiswa angkatan sebelumnya. Pada 2022, mahasiswa telah menginisiasi program Wakaf Al-Qur’an dan Iqra’.
Untuk penyaluran tahap kedua, bantuan diberikan kepada mahasiswa yang belum menyelesaikan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada batas waktu awal. Penyaluran dilakukan setelah adanya perpanjangan waktu pembayaran dan pendataan ulang mahasiswa yang membutuhkan bantuan.
“Pada tahap kedua, bantuan diberikan kepada mahasiswa yang belum menyelesaikan pembayaran UKT pada batas waktu awal. Penyaluran dilakukan setelah adanya perpanjangan pembayaran dan pendataan ulang mahasiswa yang membutuhkan,” terangnya.
Wakil Dekan I FEBI UIN Alauddin, Dr. Rahman Ambo Masse, mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan implementasi pembelajaran ZISWAF yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada LAB. ZISWAF FEBI yang telah memberikan kontribusi melalui implementasi langsung yang dirasakan mahasiswa. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para penerima,” ujarnya.
Ketua Jurusan Ekonomi Islam, Sirajuddin, S.E., M.E., juga menilai program tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran ZISWAF dapat diterjemahkan menjadi aksi sosial.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya program beasiswa pendidikan dari Laboratorium ZISWAF. Program ini menunjukkan bahwa pembelajaran ZISWAF tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat diwujudkan dalam kegiatan yang memberi manfaat,” imbuhnya.
Dengan dua tahap penyaluran, program beasiswa Laboratorium ZISWAF FEBI tahun ini telah membantu sembilan mahasiswa. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban UKT dan membantu mahasiswa tetap melanjutkan pendidikan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News