Logo Harian.news

Lembaga Adat Rumpun To Limola Sassa Desak Pemda Lutra Sahkan Tapal Batas Wilayah Desa

Editor : Redaksi Kamis, 15 September 2022 11:38
Lembaga Adat Rumpun To Limola Sassa Desak Pemda Lutra Sahkan Tapal Batas Wilayah Desa

LUTRA, HARIANEWS.COM – Unjuk rasa di depan kantor Bupati Luwu Utara, lembaga adat rumpun To Limola Desa Sassa desak pemerintah untuk mempertegas dan mengesahkan tapal batas wilayah Desa Sassa Kecamatan Baebunta dan Desa Malimbu kecamatan Sabbang, di halaman kantor Bupati Luwu Utara, Rabu (14/09/2022).

Aliansi lembaga adat To Limola Asmanur selaku korlap menyebutkan bahwa aksi ini kami lakukan semata-mata hanya mencari keadilan dimana dalam hal ini pemerintah hanya menutup mata melihat kondisi tapal batas yang ada di wilayah kami.

“Lahan di wilayah Sassa telah diserobot oleh beberapa oknum dari wilayah Desa Malimbu, bahkan telah melakukan aktifitas jual beli terhadap lahan yang ada di wilayah Sassa,” ucap Asmanur.

Melalui pengeras suara dan mobil komando aksi, Asmanur melanjutkan dan menyebutkan tuntutan aksinya sebanyak lima (5) poin yang dimana mendesak pemerintah desa, Kecamatan, istansi terkait, beserta kabupaten (Bupati Luwu Utara) agar serius dalam menyikapi permasalahan tersebut dan secepatnya melakukan pengesahan tapal batas wilayah.

“Jika pemerintah tidak mampu menyelesaikan masalah tersebut maka kami tidak akan segan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan Adat,” lantang korlap aksi.

Menerima aspirasi masyarakat rumpun adat To Limola Desa Sassa Wakil Bupati Luwu Utara Suaib Mansur menyampaikan kepada instansi terkait, pemerintah kecamatan hingga desa agar segera menyelesaikan permasalahan ini dan mengesahkan tapal batas wilayah Desa Sassa kecamatan Baebunta dan Desa Malimbu kecamatan Sabbang.

“Poin pentingnya adalah percepatan dan pengesahan tapal batas wilayah dan tentunya itu tentunya pemerintah wajib memfasilitasi untuk menyelesaikan permasalahan tapal batas antara Desa Sassa kecamatan Baebunta dan Desa Malimbu kecamatan Sabbang,” jelasnya.

Tak hanya itu, koordinator lapangan lembaga adat rumpun To Limola Desa Sassa Asmanur usai mendapatkan keputusan dari wakil Bupati Luwu Utara melanjutkan perjuangan dengan mengarahkan massa ke kantor DPRD Kabupaten Luwu Utara hingga memuai hasil atas aksi yang mereka lakukan.

“Alhamdulillah aspirasi kami diterima dengan baik oleh ketua Komisi I DPRD Luwu Utara Amir Mahmud untuk melakukan tapal batas wilayah yang saat ini menjadi sengketa,” tambahnya.

“Kesyukuran kami dihadapan massa aksi dan ketua komisi I DPRD Luwu Utara, kepala Desa Sassa beserta pak Camat Baebunta berjanji untuk segera melakukan pembentukan tim hingga tapal batas wilayah diselesaikan dan di sahkan,” pungkasnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943
Penulis : Hamsul

Follow Social Media Kami

KomentarAnda