Lestarikan Permainan Tradisional, Disbud Gelar Festival Permainan Rakyat

MAKASSAR, HARIAN.NEWS – Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Makassar menggelar kegiatan Festival Permainan Rakyat tingkat SD dan SMP bertempat di Benteng Somba Opu, Kamis (15/06).

“Festival permainan rakyat ini bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional yang sekarang ini hampir punah,” ungkap Sekretaris Disbud Muhammad Fadli mewakili Kepala Disbud Kota Makassar.

Menurutnya kegiatan ini juga sebagai wujud implementasi dari Undang undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, dan penguatan serta pelindungan atas Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dan Pokok-pokok pikiran Kebudayaan Daerah.

“Ini salah satu upaya bagaimana Pemerintah Kota Makassar dalam pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan nilai-nilai tradisi budaya melalui kegiatan Seni Budaya,” bebernya.

Jadi, festival permainan rakyat ini selalu menitik beratkan pada unsur pembinaan bagi siswa dan generasi muda.

“Generasi muda diharapkan tidak melupakan kebudayaan asli Makassar sebagai warisan leluhur yang penuh dengan kearifan lokal,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kekayaan Budaya Disbud Ludfi mengungkapkan animo peserta untuk ikut Festival Permainan Rakyat begitu luar biasa dalam mendukung pelestarian permainan tradisional.

“Insya Allah untuk tahun depan dengan melihat begitu tingginya animo peserta didik atas pelaksanaan festival ini diupayakan akan lebih semarak lagi, sebagaimana keinginan beberapa guru pendamping yang disampaikan ke kami saat lomba berlangsung,” ucap Ludfi yang juga pelaksana kegiatan Festival Permainan Rakyat.

Dia berharap kedepannya kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan berbagai permainan maupun olahraga tradisional yang dilombakan serta pelibatan peserta untuk khususnya di tingkat guru.

Perlu diketahui, Festival Permainan Rakyat dikoordinir Chiko Manajemen dengan lomba yang dilaksanakan untuk tingkat SD berupa permainan tradisional Batu Santo dan permainan Asing-Asing untuk tingkat SMP.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News