Likuiditas dan Permodalan Bank Tetap Kuat, NPL Terjaga di Level Aman

Likuiditas dan Permodalan Bank Tetap Kuat, NPL Terjaga di Level Aman

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Industri perbankan Indonesia menunjukkan ketahanan kuat pada Juli 2025. OJK mencatat likuiditas dan permodalan perbankan tetap memadai dengan rasio yang jauh di atas batas ketentuan.

Kepala OJK Mahendra Siregar menjelaskan, rasio Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) mencapai 119,43 persen.

Sementara rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 27,08 persen, keduanya jauh di atas threshold yang dipersyaratkan. Adapun Liquidity Coverage Ratio (LCR) berada di level 205,26 persen.

“Permodalan perbankan juga sangat kuat, dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) mencapai 25,88 persen, menjadi bantalan mitigasi risiko yang solid terhadap potensi ketidakpastian global,” ujar Mahendra, Minggu (08/09/2025).

Sementara itu, rasio kredit bermasalah (NPL gross) tercatat 2,28 persen dan NPL net 0,86 persen, keduanya masih dalam batas aman. Rasio Loan at Risk (LaR) juga stabil di level 9,68 persen, mendekati kondisi sebelum pandemi.

Mahendra menambahkan, penurunan suku bunga acuan turut mendorong penurunan suku bunga kredit dan deposito.

“Rerata bunga kredit investasi turun 36 basis poin dan modal kerja turun 20 basis poin dibanding tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News