Lindungi Pekerja Rentan, Bank Sulselbar Targetkan Perluasan Kepesertaan Jamsostek Lewat Inovasi CSR

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Perlindungan bagi pekerja rentan menjadi perhatian utama Bank Sulselbar dalam tahapan wawancara Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026.
Bank Sulselbar mendapat tantangan dari tim asesor untuk menghadirkan inovasi yang mampu memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi kelompok pekerja yang selama ini belum terlindungi.
Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie, mengatakan tim asesor tidak hanya menilai capaian perusahaan, tetapi juga mendorong lahirnya terobosan baru agar perlindungan jaminan sosial semakin menjangkau pekerja informal.
“Asesornya sangat menantang kami untuk lebih berinovasi. Mereka meminta kami memaksimalkan program CSR sekaligus mengedukasi para pemegang saham, khususnya kepala daerah, agar lebih aktif mendukung pembayaran premi BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan,” ujarnya di Hotel The Rinra, Selasa (21/07/2026).
Menurutnya, para asesor juga mendorong Bank Sulselbar memanfaatkan produk perbankan sebagai instrumen perluasan perlindungan.
Skema pembiayaan melalui kredit maupun pendanaan diharapkan dapat menjadi solusi bagi pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan kelompok rentan.
“Mereka ingin kami mencari peluang-peluang baru agar pembiayaan premi BPJS Ketenagakerjaan bisa semakin luas. Jadi bukan hanya menjalankan program yang ada, tetapi juga menghadirkan inovasi yang berdampak lebih besar,” katanya.
Komitmen tersebut telah diwujudkan Bank Sulselbar melalui gerakan internal yang mengajak pegawai melindungi pekerja rentan di lingkungan terdekat mereka.
Setiap pegawai didorong mendaftarkan dua hingga tiga pekerja informal, seperti pengemudi bentor, petugas kebersihan, hingga asisten rumah tangga sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Program yang telah berjalan sekitar dua tahun itu kini mencatatkan realisasi hampir 20 persen dari target internal. Ke depan, Bank Sulselbar menargetkan cakupan perlindungan meningkat hingga 25–35 persen.
“Program ini sudah berjalan. Beberapa pegawai kami menyertakan dua sampai tiga pekerja rentan di sekitar mereka agar mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Hartani.
Sementara itu, perlindungan bagi pekerja di lingkungan perusahaan telah mencapai cakupan penuh. Sebanyak 1.571 pegawai Bank Sulselbar telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Sebelumnya diberitakan bahwa Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Suci Rahmad, menjelaskan tentang Jamsostek Award 2026.
Program ini bentuk apresiasi pemerintah kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, badan usaha, dan pelaku usaha yang menunjukkan komitmen serta inovasi dalam mewujudkan Universal Coverage Jamsostek (UCJ).
Ia menjelaskan, penghargaan yang sebelumnya bernama Paritrana Award itu tidak hanya berorientasi pada pencapaian angka kepesertaan, tetapi juga mendorong lahirnya kebijakan dan inovasi yang memperluas perlindungan bagi pekerja miskin, pekerja informal, dan kelompok rentan lainnya.
“Melalui Jamsostek Award, kami ingin memperluas manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus mencegah kemiskinan baru akibat risiko kecelakaan kerja, kematian, maupun kehilangan penghasilan,” ujar Suci.
Menurutnya, semakin banyak pemerintah daerah dan badan usaha yang menghadirkan inovasi perlindungan bagi pekerja rentan, semakin cepat pula target Universal Coverage Jamsostek dapat diwujudkan di Sulawesi Selatan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News